Perpustakaan Unsyiah Adakan Pelatihan ISO 20000

15.10.2018 Humas

Sebanyak 25 staf Perpustakaan Unsyiah mengikuti training audit internal ISO 27001:2013 tentang keamanan informasi dan kepedulian (awareness), serta ISO 20000-1 2019 tentang sistem manajemen pelayanan, 8-11 Oktober 2018 di Aula Perpustakaan Unsyiah. Kegiatan ini menghadirkan pemateri, Ira Kurniawati, konsultan internasional dari TUV Rheinland.

Kepala Bidang Manajemen Mutu Perpustakaan Unsyiah, Badratun Nafis, mengatakan pelatihan ini sebagai bukti jika Perpustakaan Unsyiah selalu ingin ada perubahan ke arah lebih baik.

“Dari pelatihan ini nantinya Perpustakaan Unsyiah akan berusaha menerapkan tata kelola teknologi informasi lebih baik, sekaligus menjamin pelayanan yang memuaskan bagi para pengunjung,” ujarnya

Kepala Perpustakaan Unsyiah, Dr. Taufiq A Gani, pelatihan ini dilakukan agar lembaga yang dipimpin lebih kompetitif dalam era global. Ia mengaku sertifikasi untuk meraih ISO ini telah dilakukan sejak dua bulan lalu.

 “Selama ini kita hanya berorientasi pada software aplikasi dan pasang jaringan. Kita tidak berpikir bagaimana tata kelolanya. Padahal kita punya alat canggih, tapi pelayanan kita tidak tumbuh jadi lebih baik.” ujarnya.

 Sementara itu, Ira Kurniawati, dari TUV Rheinland, mengatakan langkah yang ditempuh Perpustakaan Unsyiah untuk menerapkan kedua ISO ini sudah sangat tepat. Sebab menurutnya, masih sedikit instansi pemerintah yang mengikuti sertifikasi ISO 20000. Padahal sebagai instansi pemerintah, sudah selayaknya pelayanan masyarakat diberikan dengan baik salah satunya melalui pelayanan berbasis IT. Ira menyebutkan beberapa lembaga yang telah menerapkan ISO 20000 dengan baik, seperti BCA, Kemenkeu, LAPAN, dan Telkom University. [Humas Unsyiah/fer]