Baksos Terintegrasi Unsyiah di Aceh Jaya Berakhir

13.10.2018 Humas

Bakti sosial (Baksos) Terintegrasi Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) yang berlangsung di Kabupaten Aceh Jaya selama sepekan sejak 7-12 Oktober 2018 telah berakhir. Penutupan kegiatan berlangsung di Aula Sekretaris Daerah Kabupaten (Setdakab) Aceh Jaya, Jumat sore (12/10) yang dihadiri sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, dekan fakultas, dan civitas akademika Unsyiah.

Wakil Rektor IV Unsyiah, Dr. Hizir, menyebutkan kegiatan ini melibatkan 12 fakultas, 3 unit kerja, serta ratusan mahasiswa dan civitas akademika Unsyiah. Program tahunan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Unsyiah terhadap masyarakat Aceh. Semangat ini sejalan dengan para pendiri Unsyiah yang berharap kampus tertua di Aceh ini dapat mencerdaskan masyarakat, sehingga menghadirkan kehidupan yang lebih baik.

Untuk itu, Hizir berterima kasih atas dukungan seluruh jajaran Forkopimda Aceh Jaya yang telah mendukung dan menyukseskan kegiatan ini. Ia juga memastikan, jika kegiatan bakti sosial di Aceh Jaya akan terus berlanjut dengan bentuk program berbeda. Salah satunya melalui program mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang direncanakan akan dilaksanakan pada tahun 2019.

“Kita ingin kegiatan baik ini terus berlanjut, salah satunya dengan mengirim mahasiswa KKN ke Aceh Jaya, sehingga mereka dapat melihat dan mengidentifikasi potensi di kabupaten ini,” ujarnya.

Hizir berharap kehadiran mahasiswa KKN dapat melanjutkan kegiatan yang telah dicetuskan selama baksos. Salah satunya  target untuk menciptakan satu produk di setiap desa dan kecamatan, sehingga dapat meningkatkan kehidupan ekonomi masyarakat.

Wakil Bupati Aceh Jaya, Tgk. Yusri S, mengapresiasi Unsyiah yang telah memilih Aceh Jaya sebagai lokasi kegiatan. Ia mengaku kegiatan ini sangat membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, ia berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut. Terlebih lagi menurutnya, Aceh Jaya saat ini masih membutuhkan saran dan pemikiran demi pembenahan ke arah yang lebih baik.

Ketua panitia, Dr. Hajjul Kamil, S.Kp., M.Kep, mengatakan ada 80 kegiatan yang berhasil diselenggarakan selama baksos. Kegiatan ini melibatkan 12 fakultas, 3 unit kerja, serta ratusan mahasiswa dan civitas Unsyiah. Kegiatan yang diselenggarakan melibatkan hampir semua disiplin ilmu yang dimiliki Unsyiah, seperti perekonomian, pertanian, kesehatan, pendidikan, hingga mitigasi bencana. Segala kegiatan ini nantinya akan dikemas dalam bentuk laporan sebagai bahan rekomendasi bagi pemerintah setempat.

Baksos Terintergrasi tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ketiga. Sebelumnya Unsyiah telah melaksanakannya di Kabupaten Gayo Lues dan Kabupaten Pidie Jaya. [Humas Unsyiah/fer]