Bakti Sosial Jurusan Farmasi Unsyiah 2015

21.04.2015 Humas

Mahasiswa Program Studi Farmasi Unsyiah, kembali melaksanakan kegiatan Bakti Sosial di Desa Payaroh, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar pada Minggu, 19 April 2015. Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan dari mahasiswa Farmasi Fakultas MIPA Unsyiah. Bakti sosial kali ini menganggat tema “Keluarga Sadar Obat”, dimana para mahasiswa akan memberikan informasi mengenai pentingnya kesadaran terhadap obat-obatan dengan harapan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengunaan obat secara tepat. Bakti sosial kali ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk melaksanakan Pharmaceutical Care atau Pelayanan Kefarmasian.

Dosen Farmasi yang juga ketua panitia bakti sosial, Azizah Vonna, M.Pharm., Sci., Apt. mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan sarana bagi mahasiswa untuk membantu masyarakat dengan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan serta melatih kemampuan mahasiswa dalam pelayanan kefarmasian yang diawasi oleh Apoteker. Dengan adanya kegiatan ini mahasiswa juga akan lebih memahami berbagai pelayanan kefarmasian dan permasalahan-permasalahan yang sering dialami warga dalam penggunaan obat-obatan, tambahnya.

Azizah berharap bakti sosial ini dapat membentuk mahasiswa agar semakin siap mengabdikan dirinya pada masyarakat setelah menyelesaikan pendidikan nanti.

Bakti Sosial ini dimulai dengan kegiatan penyuluhan tentang pengunaan obat-obatan oleh Tim IAI (Ikatan Apoteker Indonesia) kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Konsultasi dan Pengobatan umum gratis. Konsultasi dan Pengobatan umum gratis ini dilayani oleh dokter, apoteker dan tenaga kefarmasian, disamping itu panitia juga melaksanakan berbagai permainan untuk melatih anak-anak tentang pola hidup bersih. Kegiatan yang dipersiapkan secara matang oleh Mahasiswa Farmasi angkatan 2013 ini berlangsung kondusif dan teratur, lebih dari 100 orang warga mendapatkan pelayanan kesehatan gratis, mulai dari balita hingga lansia serta ibu hamil dan menyusui.

Salah satu warga desa, Ratna Wati mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini, “Sebelumnya kami tidak tahu bahwa ada hal-hal khusus tentang penggunaan obat, apa yang harus diwaspadai dari obat dan tidak tahu tentang adanya farmasi untuk konsultasi penggunaan obat yang benar,” kata Ratna.

Kepala desa Payaroh, Zainal Abidin menyampaikan terimakasih atas pelaksanaan bakti sosial mahasiswa Farmasi ini, ia berharap agar kegiatan seperti ini terus dilakukan di desa-desa lainnya.

“Acara bakti sosial ini sangat membantu kami karena selain mendapatkan pengobatan gratis, kami juga mendapatkan berbagai informasi tentang penggunaan obat-obatan,” unggap Zainal. (un)