Kapolri Puji Unsyiah

20.02.2017 Humas

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jend. Pol. Drs. M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D memuji keberhasilan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dalam dunia pendidikan. Hal ini disampaikan pada kuliah umum dan orasi kebangsaan bertema “Memantapkan Demokrasi dan Memperkuat NKRI dari Aceh untuk Indonesia” di gedung AAC Dayan Dawood, Jumat (17/2).  

Ada tiga hal yang membuat Kapolri cukup terkesan dengan Unsyiah, yaitu pembangunan fisik yang cukup rapi dan tertata, banyaknya fakultas dengan beragam ilmu, dan pemanfaatan IT yang baik dalam proses akademik.

“Bangunan di sini cukup rapi dan tertata baik. Bahkan, di sini terdapat Fakultas Kedokteran Hewan yang merupakan satu-satunya di Pulau Sumatera,” ujarnya.

Menurutnya, kemajuan Unsyiah dalam dunia pendidikan menjadi modal penting dalam kemajuan bangsa Indonesia, khususnya Aceh. Ia berharap Unsyiah dapat terus memberikan layanan pendidikan yang baik, sebab pendidikan merupakan bagian terpenting dalam pembangunan.

“Bahkan, peranan sumber daya manusia (SDM) jauh lebih penting dari pada sumber daya alam (SDA),” jelas Tito.

Disebutka, kunci terpenting dalam peningkatan SDM adalah pendidikan. Sebab kemajuan suatu negara berawal dari kualitas dan kuantitas SDM yang tersedia.

Sementara itu, Rektor Unsyiah, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng dalam sambutannya mengatakan, ada tiga poin yang menjadi fokus utama dalam memajukan Unsyiah, yaitu kejujuran, keikhlasan, dan kebersamaan. Ketiga poin tersebut menjadi moto bagi Unsyiah untuk meraih prestasi selama ini. Kekompakan dan sinergitas dalam bekerja semakin terasa dengan adanya ketiga poin itu.

“Poin ini juga perlu diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara agar menjadikan Indonesia sebagai negara besar di dunia pada tahun 2025,” katanya.

Ia menegaskan, semua pihak harus jujur dan ikhlas dalam membangun Indonesia. Dengan menerapkan semangat kejujuran, keikhlasan, dan kebersamaan maka Indonesia akan menjadi negara yang besar.

Kuliah umum ini turut dihadiri Kapolda Aceh, Pangdam IM, Ketua DPRA, para Wakil Rektor, dosen dan ribuan mahasiswa Unsyiah.

 

 

Penulis: Ferhat Muchtar

Editor: Reza Fahlevi