Kick Off-Meeting Sustainable Farming – Sfarm, Tim Unsyiah Kunjungi Athens, Greece

23.02.2018 admin

Tim SFARM (Sustainable Farming) Unsyiah mengunjungi Athens, Greece, dari tanggal 20 -27 Februari 2018 untuk mengikuti Kick off-meeting Program S-Farming, salah satu program yang dibiayai oleh Erasmus+ dan European Comission. Tujuan kegiatan tersebut adalah membangun dunia kampus atau pendidikan tinggi berbasis Sustainable Agriculture. Tim Unsyiah dipimpin oleh Koordinator Prof. Dr. Ir. Samadi, M.Sc., dengan anggota Dr. nat. techn. Syafruddin, S.P., M.P. dan Dr. Ir. Agussabti, M.Si. Program SFARM merupakan koloborasi kerjasama perguruan tinggi dengan kordinator utama Agricultural University of Athens (AUA). Adapun konsersium SFARM lainnya dari Eropa adalah University of Evora (UEVORA) Portugal dan University of Basilicata, Italia. Selain Universitas Syiah Kuala dan IPB, Bogor, dari Indonesia, Program SFARM juga didukung oleh universitas partner Asia lainnya seperti Huae University of Agriculture and Forestry (HUAF) dan Tay Nguyen University – Vietnam, Champasack University dan Savannakhet University, Laos, Chongqing Three Gorges University, China, dan Eurotraining.

Kegiatan yang berlansung selama dua hari di Agricultural University of Athens berhasil merumuskan tentang aspek kebijakan dan teknis, koordinasi dan pengelolaan pelaksanaan kegiatan yang akan berlangsung selama tiga tahun (2018-2020). Program SFARM terdiri dari 6 Paket Kegiatan (PK) antara lain PK1 : Indentification of similar curricula and needs assessment in the subject area; PK2: Capacity-building and curricula development; PK3; Academic staff training and preparation for delivery; PK4; Accreditation and delivery of the course; PK(5); Quality Assurance and monitoring; PK6: Dissemination and Exploitation. Dari program SFARM diharapkan terjadinya peningkatan kerjasama antar negara anggota konsersium. Keberhasilan dan partisipasi Universitas Syiah Kuala dalam program tersebut membuktikan bahwa Universitas Jantung Hati Rakyat Aceh semakin mendunia kiprahnya dalam bidang pertanian, termasuk pertanian berkelanjutan sebagai salah satu pertanian andalan masa depan.