Komisi IV DPR Kunker ke Unsyiah

07.12.2018 Humas

Sejumlah anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia mengunjungi Universitas Syiah Kuala dalam rangka kunjungan kerja terkait Rancangan Undang-Undang Perubahan Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem (KSDAHE), untuk masa persidangan II tahun sidang 2018 – 2019.  Rombongan ini disambut oleh Wakil Rektor I Unsyiah Prof. Dr. Marwan di Balai Senat Unsyiah. (Kamis, 6/12).
Dr. H. Hermanto, SE, MM selaku Ketua Tim Komisi IV mengatakan kunjungan kerja ini merupakan bagian dari fungsi DPR RI yaitu legislasi, terkait penyusunan RUU perubahan KSDAHE sehingga perlu adanya konsultasi publik dan jaring pendapat dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) untuk mendapatkan masukan. Sebab RUU tersebut masuk dalam program prioritas komisi IV DPRI RI. 
 Oleh karena itu, dalam rombongan ini turut hadir sejumlah pejabat dari Kementerian terkait yang merupakan mitra kerja komisi IV DPR RI.  
“Selain di Aceh, kunker ini juga dijalankan di dua daerah lainnya yaitu Yogyakarta dan Papua Barat,” ucap Anggota DPR dari Fraksi PKS ini. 

Hermawan menjelaskan, RUU KSDHE ini bertujuan untuk menjalankan UU No 5 Tahun 1990. Di mana ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan Komisi IV DPRI RI terkait rancangan undang-undang ini. seperti, paradigma baru pemerintahan yang telah bergeser dari sentralistik menjadi desentralistik. 
Lalu berbagai konvensi internasional yang telah disepakati pemerintah Indonesia seperti Protokol Nagoya, dan penyesuaian terhadap bidang/sektor yang baru lahir terkait lingkungan hidup maupun kehutanan sehingga perlu dipadukan dalam rancangan undang-undangan yang baru.
“Untuk itulah, mengingat UU ini sangat penting dan Unsyiah sebagai salah satu perguruan tinggi tertua dan memilikipakar yang sangat kompeten. Maka kami sangat membutuhkan pandangan kritis dan subtansif untuk linkungan hidup kita,” ujarnya.
Sementara itu Marwan dalam sambutannya mengatakan, bahwa Unsyiah sangat berterima kasih dan merasa terhormat karena telah dilibatkan dalam penyusunan rancangan undang-undangan ini. 
Dalam pertemuan ini hadir beberapa pakar Unsyiah untuk menyampaikan pandangan ilmiahnya yaitu Ahli Evaluasi Lahan atau Tata Ruang Prof. Dr. Abu Bakar Karim M.S, Ahli Kehutanan Dr. Ir. Ashabul Anhar, M.Sc., Ahli Kelautan dan Perikanan Dr. Muhammadar, ST, M.Sc, Ahli HukumLingkungan Dr. Yanis Rinaldi, S.H., M. Hum, Ahli Lingkungan Hidup Prof. Mahidin, Ahli Sosial dan Masyarakat Bakti dan Ahli Ekonomi Dr. Amri.