Kuota Penerimaan Mahasiswa Baru Unsyiah 5.460 Orang

18.04.2017 Humas

Kuota penerimaan calon mahasiswa baru Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) pada tahun 2017 berjumlah 5.460 orang. Jumlah penerimaan calon mahasiswa baru tersebut berdasarkan kuota yang telah ditentukan, Darussalam, Banda Aceh, Selasa (18/4).

Rektor Unsyiah, Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng mengatakan, kuota penerimaan mahasiswa dibagi berdasarkan persentase jalur masuk kampus. Tahun ini Unsyiah akan menyediakan 5.460 kursi bagi calon mahasiswa baru yang lulus dari berbagai jalur seleksi. Sedangkan untuk jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) menyediakan kuota sebesar 40 persen atau sebanyak 2.184 calon mahasiswa yang lulus melalui jalur SBMPTN.

“Saat ini sedang berlangsung pendaftaran online jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang sudah dimulai sejak 11 April- 5 Mei 2017,” katanya.

Prof Samsul menjelaskan, alur pendaftaran SBMPTN dapat dilihat pada laman http://pendaftaran.sbmptn.ac.id. Ujian tulis SBMPTN akan dilaksanakan pada 16 Mei 2017, baik itu ujian jenis Paper-Based Testing (PBT) maupun Computer-Based Testing (CBT). Hasil ujian akan diumukan di laman http://pengumuman.sbmptn.ac.id dan laman mirror di beberapa PTN mulai 13 Juni 2017 pukul 14.00 WIB.

 “Biaya seleksi yang ditanggung peserta adalah sebesar Rp 200 ribu yang dibayarkan melalui Bank Mandiri, Bank BNI, dan Bank BTN,” ujarnya.

Menurutnya, selain SBMPTN Unsyiah juga menerima calon mahasiswa baru melalui  jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Ujian Masuk Bersama (UMB). SNMPTN menyediakan 30 persen kuota penerimaan dan UMB juga sebesar 30 persen. Namun proses pelaksanaan SNMPTN tahun 2017 sudah berakhir dan kini peserta sedang menunggu hasil seleksi yang akan diumumkan pada 26 April 2016. Sedangkan untuk jadwal penerimaan jalur UMB belum diumumkan.

“Perlu diingat bahwa khusus bagi calon peserta penerima Bidikmisi yang dinyatakan tidak lulus melalui SNMPTN, masih dapat mendaftar kembali di jalur SBMPTN,” jelasnya.

Ia menambahkan, peserta tersebut nantinya mendaftar dengan menggunakan pasangan KAP dan PIN yang diperoleh sebelumnya, sehingga untuk mencetak kartu tanda peserta SBMPTN tidak dikenakan biaya seleksi atau gratis. Sementara bagi calon peserta penerima Bidikmisi yang dinyatakan lulus melalui SNMPTN juga masih berkesempatan mendaftar jalur SBMPTN. Akan tetapi, yang bersangkutan diwajibkan mendaftar kembali agar mendapatkan KAP dan PIN baru untuk memperoleh slip pembayaran. Kemudian calon peserta membayar biaya seleksi ke Bank Mandiri, BNI, dan BTN.