Kuota Penerimaan Mahasiswa Baru Unsyiah 5.965 Orang

05.04.2018 Humas

Kuota penerimaan calon mahasiswa baru Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) pada tahun 2018 berjumlah 5.965 orang. Jumlah penerimaan calon mahasiswa baru tersebut berdasarkan kuota yang telah ditentukan, Darussalam, Banda Aceh, Selasa (4/4).

Rektor Unsyiah, Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng mengatakan, kuota penerimaan mahasiswa dibagi berdasarkan persentase jalur masuk kampus. Tahun ini Unsyiah akan menyediakan 5.965 kursi bagi calon mahasiswa baru yang lulus dari berbagai jalur seleksi. Sedangkan untuk jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) menyediakan kuota sebesar 40 persen atau sebanyak 2.386 calon mahasiswa yang lulus melalui jalur SBMPTN.

“Pendaftaran online Ujian Tertulis Berbasis Cetak (UTBC) dimulai tanggal 5 April 2018, sedangkan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) pendaftaran dimulai tanggal 18 April 2018. Penutupan dua pendaftaran ini berakhir pada tanggal 27 April 2018 pukul 22.00 WIB,” katanya.

Prof Samsul menjelaskan, pendaftaran jalur SBMPTN dapat dilakukan pada laman http://pendaftaran.sbmptn.ac.id. Ujian Tulis UTBC dan UTBK dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 8 Mei 2018. Sedangkan Ujian Keterampilan akan dilaksanakan pada hari Rabu dan/atau Jumat, tanggal 9 dan/atau 11 Mei 2018. Hasil ujian akan diumumkan pada tanggal 3 Juli 2018 yang informasinya dapat dilihat melalui laman http://sbmptn.ac.id.

“Biaya seleksi yang ditanggung peserta adalah sebesar Rp 200 ribu yang dibayarkan melalui Bank Mandiri, Bank BNI, dan Bank BTN,” ujarnya.

Menurutnya, selain SBMPTN Unsyiah juga menerima calon mahasiswa baru melalui  jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Jalur Mandiri. SNMPTN menyediakan 30 persen kuota penerimaan dan Jalur Mandiri juga sebesar 30 persen. Namun proses pelaksanaan SNMPTN tahun 2018 sudah berakhir dan kini peserta sedang menunggu hasil seleksi. Sedangkan jadwal penerimaan jalur Mandiri belum ditetapkan.

“Perlu diingat bahwa khusus bagi calon peserta penerima Bidikmisi yang dinyatakan tidak lulus melalui SNMPTN, masih dapat mendaftar kembali di jalur SBMPTN,” jelasnya.

Ia menambahkan, peserta tersebut nantinya mendaftar dengan menggunakan pasangan KAP dan PIN yang diperoleh sebelumnya, sehingga untuk mendaftar SBMPTN tidak dikenakan biaya seleksi atau gratis.

Rektor juga berpesan jika menghadapi kendala selama pendaftaran SBMPTN untuk menghubungi http://halo.sbmptn.ac.id atau call center 08041456456.