Mahasiswa Australia Belajar tentang Aceh di Unsyiah

04.05.2018 Humas

Mahasiswa Australia yang terhimpun dalam penerima beasiswa New Colombo Plan Scholarship belajar mengenai tentang Aceh, khususnya terkait bencana tsunami dan konflik. Kegiatan ini berlangsung di Balai Senat Unsyiah, Jumat pagi, (4/5).

Pada kesempatan itu, mahasiswa Australia yang saat ini kuliah di Indonesia mendengarkan paparan “Post Tsunami Recovery” oleh Dr. Ella Meilianda, ST.MT dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Mitigasi Bencana Unsyiah. Selain itu, Dr. T. Zulfikar dari International Center for Aceh and Indian Ocean Studies (ICAIOS) turut mempaparkan terkait “Aceh Conflict and Current Status of Peace”.

Wakil Rektor Unsyiah Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas, Dr. Nazamuddin, S.E., M.A., mengatakan setelah tsunami dan konflik, Aceh terus bangkit. Salah satunya melalui dunia pendidikan tinggi.

“Kita rutin kerja sama dengan pemerintah Australia dalam hal pertukaran pelajar. Bahkan banyak alumni Unsyiah yang saat ini mendapat beasiswa penuh untuk belajar di universitas-uninversitas di sana.”

Hadir Lidya Trotter selaku Sekretaris Pertama Bagian Diplomasi Publik Kedubes Australia. Lidya menuturkan selama ini, pemerintah Australia rutin mengirimkan mahasiswanya untuk belajar di kampus ternama di Indonesia. Salah satunya melalui New Colombo Plan Scholarship.

“Kita ingin dua negara ini tetap menjalin kerja sama, terutama bidang pendidikan tinggi,” pungkasnya. (Muarrief Rahmat/Ferhat)