Mahasiswa Malaysia dan Unsyiah Bakti Sosial Antar Bangsa

21.01.2017 Humas

Sebanyak 21 mahasiswa Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia bersama mahasiswa Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) akan melakukan bakti sosial antar bangsa di Desa Muka Blang, Kecamatan Panteraja, Kabupaten Pidie Jaya.

Kegiatan yang terangkum dalam Misi Sukarelawan Antar Bangsa Siswa Malaysia-Indonesia (MISASMI) ini dilaksanakan mulai 21-25 Januari 2017.

Najidah Binti Yahaya, Ketua Fasilitator MISAMSI mengatakan, bakti sosial ini akan fokus pada empat bidang, yaitu pendidikan, kebudayaan, kemasyarakatan, dan kesehatan. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi para korban bencana gempa bumi yang melanda Pidie Jaya pada 7 Desember 2016 lalu.

“Kami mohon bimbingan dari Unsyiah dalam menjalankan kegiatan ini sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di sana,” ujarnya dalam pertemuan bersama Unsyiah di Balai Senat, Jumat (20/1).

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Perencanaan Kerjasama dan Humas, Dr. Nazamuddin, SE., MA, menyambut baik kolaborasi antara UPSI dan Unsyiah dalam bidang kemanusiaan. Ia berharap bakti sosial yang fokus pada pembangunan jiwa dan anak-anak ini, mampu memulihkan trauma dan ketakutan masyarakat pasca bencana.

“Semoga kolaborasi kemanusiaan ini mampu meringankan korban Pidie Jaya yang masih mengalami trauma dan ketakutan, terlebih lagi gempa susulan masih sering terjadi,” ujar Nazamuddin.

Rombongan UPSI juga mendengarkan pemaparan program pasca gempa yang dilakukan Unsyiah dalam masa tanggap darurat. Dalam pemaparan tersebut,  Dr. Syaifullah, ST. M.Eng selaku Sekretaris Satgas Pemulihan Pascagempa Pidie Jaya Unsyiah, menjelaskan jika Unsyiah telah melakukan beberapa upaya pascagempa.

“Unsyiah telah melakukan pendampingan proses pembangunan fisik bangunan, membantu pemulihan layanan kesehatan, pemetaan patahan gempa, membantu pemulihan di bidang pendidikan, pendirian rumah belajar gempa, serta menyusun naskah akademik qanun pendidikan kebencanaan di Aceh,” pungkasnya.

 

 

Penulis: Ferhat Muchtar

Editor: Reza Fahlevi