Pendaftar UMB di Unsyiah Masih Minim

23.06.2015 Humas

Setelah dua pekan pendaftaran online jalur masuk perguruan tinggi negeri Ujian Masuk Bersama Perguruan Tinggi Negeri (UMB-PTN) Tahun 2015, jumlah pendaftar UMB-PTN di Universitas Syiah Kulaa (Unsyiah) hingga kemarin (Senin, 22/6) masih minim. Hingga kemarin, jumlah pendaftar baru 116 orang, di mana 56 orang adalah pemilih IPA, 34 orang pemilih IPS, dan 26 orang pemilih IPC.

Pendaftaran online jalur ini sudah dibuka mulai 8 Juni hingga 31 Juli 2015 di laman https://penerimaan.spmb.or.id/informasi/umbpt. Sementara ujian tulisnya akan berlangsung pada Minggu, 02 Agustus 2015, dan pengumuman hasil ujian akan dipublikasikan pada 9 Agustus 2015.

UMB-PTN adalah jalur mandiri masuk ke PTN yang dilakukan oleh 12 PTN di Indonesia secara bersama. Ke-12 PTN tersebut selain Unsyiah adalah, Universitas Malikussaleh Lhokseumawe, Universitas Teuku Umar Meulaboh, Universitas Negeri Medan, Universitas Sumatera Utara Medan, Institut Seni Indonesia Padangpanjang, Universitas Jambi, Jambi, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten, Universitas Terbuka, Universitas Udayana, Bali, Universitas Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dan Universitas Borneo Tarakan, Kalimantan Utara.

Tahun lalu, 3.783 orang lulusan SMA/MA/SMK terdaftar sebagai peserta UMB-PT. Jumlah pendaftar biasanya meningkat tajam setelah pengumuman kelulusan jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Pengumuman SBMPTN 2015 akan dipublikasi pada tanggal 9 Juli 2015.

Unsyiah akan menerima 20% dari jumlah mahasiswa barunya dari jalur UMB-PTN, sementara 50% diterima dari jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), serta 30% dari jalur SBMPTN. Jumlah total mahasiswa baru yang akan diterima Unsyiah tahun 2015 adalah 5.112 orang.

Namun demikian, para peserta harus memahami dengan baik bahwa Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang harus dibayar oleh mahasiswa yang lulus melalui jalur Ujian Masuk Bersama Perguruan Tinggi (UMB-PTN) ini relatif lebih mahal dibandingkan dengan kedua jalur lainnya, yaitu SNMPTN dan SBMPTN. Tahun lalu, biaya kuliah minimum yang harus dibayar oleh mahasiswa yang masuk melalui jalur ini adalah sebesar Rp. 4.500.000,-. Sementara UKT minimum untuk program-program studi favorit seperti Pendidikan Dokter dan Pendidikan Dokter Gigi adalah sebesar Rp. 19.000.000,-, dan angka maksimum yang  harus dibayarkan oleh mahasiswa kedua program studi tersebut yang lulus melalui jalur ini adalah Rp. 28.000.000,-. (i’m)