Perpustakaan IAIN Kembangkan Open Educational Resources

13.08.2018 Humas

Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember mengembangkan  Open Educational Resources (OER). Yakni sistem  pengembangan sumber daya pendidikan terbuka yang tersedia untuk digunakan tanpa harus membayar biaya lisensi. Misal bahan referensi yang bersumber dari Youtube.

Alfis Nurhayati, Kepala Perpustakaan IAIN Jember mengatakan, ada beberapa alasan IAIN Jember mengembangkan OER. Pertama, karena koleksi buku yang dimiliki masih kurang beragam. “Hanya bergantung pada buku dan karya tulis ilmiah,” ucapnya.

Kemudian, kata dia, perkembangan metode pengajaran dan teknologi infomrasi terus berkembang. Pihaknya harus terus mengikuti perkembangan zaman. Salah satu upayanya adalah memanfaatkan kemajuan teknologi.

Alasan ketiga, perpustakaan IAIN harus menyediakan dan memiliki bahan ajar seperti video, slide presentasi, hand-out dalam jumlah yang cukup banyak. Sehingga pengunjung perpustakaan tidak kebingungan dalam mencari referensi.

Manfaatnya, kata dia, OER menawarkan penghematan biaya dalam jumlah besar sebagai alternatif dari buku cetak yang mahal. Hal ini untuk menekan biaya dari buku cetak yang harganya cukup mahal. “Mahasiswa bisa lebih mudah dalam mencari referensi,” ujarnya.

Manfaat bagi dosen, lanjut Alfis, bahan-bahan dapat diadaptasikan ke bahasa lokal dan menggunakannya secara inovatif. Dosen yang mengajar akan mendapatkan bahan ajar yang lebih beragam dan bisa disampaikan kepada mahasiswa secara lebih menarik.

Menurut dia, OER menjawab tantangan sistem belajar saat ini. Pertama, mahasiswa yang belajar dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja. Belajar bukan lagi dalam suasana kelas formal dengan materi ajar yang terstruktur. “Belajar sekarang menjadi on demand, sesuai keinginan dari setiap orang,” jelasnya.

Perpustakaan IAIN Jember bekerja sama dengan perpustakaan Unsyiah Banda Aceh dalam mengembangkan OER. Kepala perpustakaan Unsyiah Dr Taufiq Abdul Gani diundang ke IAIN Jember untuk memberikan pemahaman. “Dengan OER kita tidak hanya mengetahui banyak sumber belajar, tetapi bisa mengetahui sumber-sumber apa saja yang bisa diadopsi sesuai dengan ketentuan yang ada,” tandasnya.

 

Sumber: https://radarjember.id/2018/07/25/perpustakaan-iain-kembangkan-open-educational-resources/