Unsyiah dan Yayasan Suara Hati Perempuan Gelar Perempuan Berkarya

15.12.2017 Humas

Yayasan Suara Hati Perempuan bekerja sama dengan Universitas Syiah Kuala mengadakan pergelaran bertajuk Perempuan Berkarya di Gedung AAC Dayaan Dawood, (14/12).

Acara ini terangkum dalam beberapa kegiatan yaitu talk show , pameran kerajinan Aceh, unjuk karya komunitas, LSM booth, stand up comedy serta penampilan dari artis nasional dan pendiri Yayasan Suara Hati Perempuan Nova Eliza.

Wakil Rektor IV Unsyiah Dr. Nazamuddin MA saat membuka acara mengatakan, Unsyiah sangat menyambut baik kegiatan-kegiatan positif seperti ini. Nazamuddin mengungkapkan, saat ini 40 % dosen Unsyiah adalah perempuan selain itu mahasiswa Unsyiah yang berhasil meraih cumloude umumnya adalah perempuan.

Fakta ini, menurut Nazamuddin, adalah bukti bahwa perempuan punya potensi yang besar bagi masyarakat.

“Dan Unsyiah selalu memberi dorongan, agar perempuan tidak hanya berkarya dalam bidang akademik tapi juga dalam bidang-bidang sosial, kemasyarakatan dan pembanguanan,” ujarnya.

Ketua Penggerak PKK Provinsi Aceh Darwati A Gani mengatakan, perempuan Aceh harus memiliki wawasan yang luas dan mampu tampil sebagai pempimpin di ruang publik. Darwati mengisahkan, dulu peran perempuan Aceh sangat  terasa dalam kehidupan masyarakat.

“Perempuan Aceh masa lalu mampu menjadi pemimpin perang, intelijen, bahkan sulthanah. Namun sekarang hanya segelintir sekarang hanya segelintir perempuan yang tampil di ruang publik. Hal ini dapat kita lihat keterwakilan  perempuan di parlemen sedikit sekali,” ujar istri Gubernur Aceh tersebut.

Oleh sebab itu, Darwati mengajak perempuan Aceh harus aktif dalam segala bidang.

“Karena itu kita membutuhkan organisasi atau komunitas  agar suara perempuan Aceh bisa berarti bagi masyarakat,” ujarnya.