Unsyiah Latih Mahasiswa Debat untuk Ajang NUDC dan KDMI

12.03.2018 Humas

Universitas Syiah Kuala melalui Biro Kemahasiswaan dan Alumni, melatih sebanyak 38 orang calon mahasiswa Unsyiah untuk mengikuti kompetisi debat Bahasa Inggris untuk ajang National University Bebating Championship (NUDC) dan Kompetisi Debat Mahasiswa Debat Indonesia (KDMI) tahun 2018 di Ruang Kaca Lantai 2 Gedung Gelanggang Mahasiswa Prof. A. Madjid Ibrahim Unsyiah. (Senin, 12/3).

Wakil Rektor III Unsyiah Dr.Ir. Alfiansyah Yulianur BC mengatakan workshop seperti ini sangat penting, sebab Unsyiah tidak ingin hanya sekadar menjadi peserta di ajang kompetisi debat yang cukup bergengsi tersebut.

“Kita tak ingin sekadar hadir sebagai penggembira saja. Maka kalian  harus tampil maksimal untuk menjadi juara,” ujar Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni ini.

Ketua Panitia Marwan S.Si. MT menjelaskan, kegiatan yang  bertajuk workshop Best Practice Menghadapi NUDC dan KDMI tahun 2018 ini, menghadirkan Rachmat Nurcahyo, S.S.,M.A yang merupakan anggota Dewan Juri Nasional dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sebagai pematerinya.

“Kita langsung mendatangkan pemateri yang berkompeten, karena kita ingin mahasiswa Unsyiah dapat memahami materi lomba langsung dari sang gurunya,” ujar Marwan.

Kepada para peserta, Marwan berpesan, siapapun yang nantinya terpilih untuk mewakili Unsyiah di ajang ini. Maka ia harus berjuang secara totalitas untuk mengharumkan nama Unsyiah.

“Jadi jangan berlomba atas nama individu, tapi berlombalah karena Unsyiah. Tidak ada lagi perwakilan fakultas, karena di ajang ini kita berjuang dengan membawa bendera Unsyiah,” pesannya.

Dari 38 calon peserta yang mengikuti workshop ini nantinya akan terpilih 2 tim untuk NUDC dan KDMI. Di mana setiap tim terdiri dari 3 orang dan 1 pembimbing. Turut hadir dalam pembukaan workshop ini Kepala Biro Kemahasiswaan Unsyiah Drs. M. Nasir Ibrahim.