Unsyiah Sukses Asuh Unigha dan USM

29.12.2017 Humas

Universitas Syiah Kuala telah berhasil menjadi Perguruan Tinggi Asuh untuk Universitas Jabal Ghafur dan Universitas Serambi Mekkah. Hal ini disampaikan Rektor Unsyiah Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal M.Eng saat penutupan Hibah Program Asuh  Perguruan Tinggi dan Program Studi dari Kemenristekditi di Balai Senat Unsyiah. (Kamis, 28/12).

Rektor menjelaskan, program PT Asuh ini dimulai sejak Juli 2017 yang dananya berasal dari Kemenristekdikti. Semenjak itu Unigha dan USM telah menujukkan banyak perubahan, sehingga Unsyiah mendapatkan apresiasi dari Kemenristekdikti sebagai Perguruan Tinggi Unggul dari 26 Pegururan Tinggi yang ditunjuk sebagai PT Asuh.

“Penghargaan ini, artinya kita telah berhasil dan mudah-mudahan kita bisa melanjutkan kegiatan lain secara bersama-sama  demi memajukan pendidikan Aceh,” ujar Rektor.

Rektor menambahkan, peran Unsyiah dalam PT Asuh ini adalah sebuah upaya untuk memajukan kualitas pendidikan di Aceh. Oleh sebab itu, Unsyiah ingin membantu perguruan tinggi yang ada di Aceh untuk berkembang lebih baik.

“Kami tidak ingin Unsyiah maju sendiri, kami ingin semua perguruan tinggi di Aceh menjadi baik. Sebab kalau alumni perguruan tinggi di Aceh terdidik dengan baik, Insya Allah Aceh akan maju,” ujar Rektor.

Ketua Pelaksana PT Asuh Dr.Ir. M. Aman Yaman menjelaskan, program asuh ini melibatkan 30 program studi secara umum, dan dalam pelaksanaanya menggunakan model Satuan Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang selama ini diterapkan di Unsyiah.

“Hasilnya, telah terjadi penguatan organisasi dan penguatan dokumen. Dan yang paling nyata, telah terjadi peningkatan akreditasi dari beberapa prodi baik di Unigha maupun USM,” ungkap Aman.

Ketua Lembaga Pengembangan, Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M) Unsyiah Prof. Dr. Ir. Marwan mengatakan, salah satu kunci kesuksesan program ini adalah karena komitmen setiap pimpinan perguruan tinggi untuk meningkatkan manajemen mutu pendidikan kampusnya.

Leadership ini memang sangat penting dan saya melihat sendiri komitmen pimpinan baik Unigha atau USM selama pelaksanaan program ini,” ujar Marwan.

Rektor USM Drs. H. Said Usman, S.Pd M.Kes mengatakan, USM sangat mengapresiasi peran Unsyiah selama menjadi PT Asuh untuk kampusnya. Dari 21 program studi yang ada di USM saat ini sebagian besar sudah terakreditasi B. Untuk itulah, Said berharap kerja sama ini bisa terus berlanjut sehingga semua program studi lainnya juga meningkat akreditasinya.

“Akreditas kampus kami juga masih C dan  beberapa program studi lain masa akreditasinya telah mau habis. Maka kami mengharapkan nantinya bisa mendapatkan evaluasi dari tim LP3M Unsyiah,” ujar Said.

Rektor Unigha Drs. Sulaiman Usman M.Pd. mengungkapkan, pihaknya sangat mengapresiasi program-program pendampingan yang dilakukan Unsyiah selama ini. Menurutnya, program tersebut bukanlah program dasar, melainkan program aksi yang tujuannya adalah untuk menyelesaikan masalah.

“Berkat kerja keras ini, Jabal Ghafur yang dulunya dikenal konflik, sekarang ini dikenal dengan baik. Ada banyak sertifikat yang telah kami dapatkan. Jadi, program seperti ini semoga bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan pada masa mendatang,” ujar Sulaiman.