Headline
|
|
||||||||||
Pemberdayaan Guru Olahraga Harus Ditingkatkan
GURU Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (Penjaskes) atau guru olahraga dipandang oleh sebahagian masyarakat terutama di Aceh sebagai guru kelas dua. Karena itu diperlukan usaha bersama agar pemberdayaan terhadap guru tersebut dapat ditingkatkan. Dengan demikian guru olahraga akan mempunyai derajat yang sama dengan guru bidang studi lainnya.
Magister Manajemen Harus Jadi Solusi Masalah di AcehMAGISTER Manajemen Unsyiah yang saat ini memiliki lulusan berbagai elemen dari pemerintahan ke depan harus mampu menjawab permasalahan yang ada di Aceh. Hal itu dapat dicapai bila semua lulusan Magister Manajemen Unsyiah mampu memberikan ide dan solusi tentang permasalahan yang sedang atau yang akan dihadapi, baik sektor perekonomian, bisnis, maupun sektor pemerintahan
Seudati, Tarian PahlawanSEUDATI, berasa dari satu kata syahadati atau “syahadatain’’, yang artinya dua kalimah syahadah/Aceh: Syahdat (Asyhadualla Ilahaillallah wa Asyhaduanna Muhammadar Rasallullah). Benarkah demikian?. Hal ini perlu penelitian lebih lanjut! Ini menunjukkan bahwa tarian Seudati berasal dari kesenian dakwah pada mulanya. Tapi setelah berkembang, akhirnya seudati menjadi tarian hiburan yang sangat di senangi masayarakat Aceh tempoe dulu!. Kesenangan masyarakat Aceh masa lampau menonton Seudati, tidak kalah tangguhnya, seperti masyarakat Jawa--tempo dulu--nonton wayang atau ketoprak. Sampai pagi pun mata tetap melek terus.
FISIP Unsyiah Saweu MediaMAHASISWA Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Unsyiah mengunjungi tiga media massa di Banda Aceh dan Aceh Besar. Kegiatan yang bertajuk "saweu media" ini dikoordinasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).
Pema Unsyiah Canangkan Program “Campus Green”UNTUK mewujudkan kampus yang teduh dan asri, Pemerintahan Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (Pema Unsyiah) melalui Departemen Sosial Masyarakat melakukan penanaman pohon di sekitar kampus. Kegiatan ini diberi nama ‘‘Campus Green’’ atau penghijauan kampus. Kegiatan ini dilaksanakan dalam upaya untuk menghijaukan kembali kampus Unsyiah yang selama ini terlihat gersang karena “bergugurannya” pohan-pohon yang telah di makan usia Last Updated (Wednesday, 10 March 2010 00:01)
Program Pembangunan Alternatif Berantas Ganja di AcehBadan Narkotika Nasional (BNN) memilih Aceh untuk mengembangkan program pembangunan alternative untuk mengantikan tanaman ganja di Aceh yang merupakan daerah penghasil ganja terbesar di Indonesia hingga 2020, program tersebut didukung oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Demikian antara lain dikatakan Ketua Badan Narkotika Nasional Gories Mere usai penandatanganan kerjasama dengan enam perguruan tinggi di Aceh untuk pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) di Hotel Harmes Palace Banda Aceh.
|













