Pj Gubernur Aceh Harap USK Lahirkan Banyak Pemimpin

03.08.2022 Humas

Sebanyak 6000-an mahasiswa baru Universitas Syiah Kuala (USK) mengikuti Pembinaan Akademik dan Karakter Mahasiswa Baru (Pakarmaru) di AAC Dayan Dawood. Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki menjadi pembicara utama pada kegiatan tersebut. (Banda Aceh, 2 Agustus 2022)

Pakarmaru USK tahun 2022 berlangsung selama tiga hari, sejak tanggal 2 hingga 4 Agustus. Hari pertama, diikuti sebanyak 2057 mahasiswa yang terdiri dari tiga fakultas, FKIP, FMIPA dan FKH. PJ Gubernur Aceh meminta mahasiswa untuk belajar sungguh-sungguh, dengan demikian akan lahir pemimpin andal.

"Saya berharap kelak muncul banyak pemimpin dari USK. Kepemimpinan adalah aksi dan memberikan contoh (keteladanan)," kata Achmad Marzuki.

Selain menjadi pemimpin di ranah pilihan, dirinya berharap banyak alumni USK menjadi menteri. PJ Gubernur Aceh menjelaskan, untuk mewujudkan itu semua butuh kedisiplinan, pengorbanan dan good habits.

Lebih jauh, dirinya menerangkan, sebagai calon pemimpin bangsa, mahasiswa harus beradaptasi dengan zaman. Teknologi menjadi kunci, namun tetap harus memegang teguh etika, sesuatu yang tidak bisa diteknologikan. Selain itu, kunci sukses dan menjadi seorang pemimpin adalah percaya proses.

"Setiap orang punya time zone masing-masing. Kamu berpacu dengan waktumu sendiri. Anda tidak terlambat dan tidak terlalu cepat. Jangan mencemooh dan iri dengan orang lain. Berbuatlah yang terbaik," pesan PJ Gubernur.



Ia mengajak mahasiswa untuk berbuat bagi Aceh. Achmad Marzuki mengatakan, Aceh itu indah dengan kekayaan alam melimpah. Karena itu, setiap orang apalagi mahasiswa, tidak boleh menjalankan fungsinya dengan biasa-biasa saja.

"Rencanakan masa depan dengan benar, jangan asal. Setelah itu pengabdian anda (mahasiswa) ditunggu rakyat Aceh," pungkasnya.

Senada dengan itu, Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan yang membuka secara resmi Pakarmaru tahun 2022 mengamini hal tersebut. Menurutnya, tugas dan tanggung jawab utama mahasiswa adalah belajar sungguh-sungguh serta berkontribusi nyata.

"USK ingin jadi universitas terbaik di Indonesia dan global. Mohon dukungannya mahasiswa dengan karya dan pengabdian kepada masyarakat," kata Rektor.

Prof Marwan mengingatkan, idealnya seorang sarjana S1 menyelesaikan studinya selama empat tahun. Di kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa mahasiswa USK berasal dari ragam daerah di Indonesia. Sebagai kampus terbaik di ujung barat Indonesia, USK sangat diminati.

"Kita menerima mahasiswa jalur Afirmasi dari wilayah timur, dan wilayah tertinggal, hampir 25 persen mendapatkan beasiswa dari bidikmisi," jelas Prof Marwan.