Unsyiah dan ANRI Kerja Sama Perkuat Kearsipan

05.09.2019 Humas

Sejumlah pejabat Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) yang dipimpin oleh Plt Kepala ANRI Dr. M. Taufik, M.Si mengunjungi Universitas Syiah Kuala untuk menjalin sejumlah kerja sama di bidang Kearsipan. Mereka disambut oleh Rektor Unsyiah Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng dan Wakil Rektor IV Unsyiah Dr. Hizir di Ruang Mini Rektor Unsyiah. (Rabu, 4/9).

Pada pertemuan itu, Taufik didampingi oleh Direktur Pengolahan ANRI Sarip Hidayat, S. Kom, M.Si dan Kepala Balai Arsip Statis dan Tsunami  Saptono Putro Edi Nugroho SE, M.Si.

Taufik mengatakan, bahwa ia sebelumnya pernah datang ke Aceh yaitu pada saat bencana gempa dan tsunami pada 2004 silam. Saat itu Taufik datang bersama dengan presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada hari ketiga tsunami. Pada kunjungan itu, salah satu yang menjadi perhatian Taufik adalah dukumen penting atau kearsipan Aceh yang banyak hilang.

“Saat itu kita tidak hanya datang atas dasar kemanusiaan, tapi juga hak pendataan kearsiapn. Jadi bukan hanya rehab rekon saja, dokumen juga harus kita selamatkan,” ungkapnya.

Untuk itulah, pada peringatan tsunami 26 Desember nanti ANRI berencana melakukan sejumlah kegiatan terkait kerasipan. Taufik juga meminta Unsyiah untuk bisa terlibat dan mendukung kegiatan tersebut.

“Salah satu agendanya adalah peresmian gedung baru Balai Arsip Statis Nasional di Bakoi. Selain itu, kita juga berencana melaksanakan seminar kerasipan. Dan kami harap Unsyiah membantu untuk menyukseskan kegiatan ini,” ucap Taufik.

Taufik juga mengatakan perstiwa tsunami di Aceh 2004 silam, dokumennya telah diakui oleh UNESCO sehingga telah menjadi milik dunia. Jadi setiap negara yang ingin belajar kebencanaan, maka mereka bisa datang ke Aceh.

  

“Untuk itulah, sebagai sebuah perguran tinggi kami harap Unsyiah bisa turut serta dalam upaya penguatan kerasipan ini,” ucapnya.

Pada kesempatan ini, Rektor juga mengucapkan terima kasih atas kunjugan ini. Rektor juga sangat mempresiasi dukungan ANRI terkait dokumen-dokumen Unsyiah di masa lampau. Sebab beberapa waktu lalu Tim Unsyiah telah mengunjungi ANRI untuk mendapatkan data-data kearsipan Unsyiah.

“Sebagai Rektor, saya merasa hal ini sangat berharga. Sekali lagi kami sangat berterima kasih atas dukungan tersebut.

Terkait tawaran kerja sama di hari peringatan tsunami nanti, Rektor sepakat dan memberik dukungan penuh. Bahkan Rektor mempersilahkan seminar nanti untuk dilaksanakan di gedung AAC Prof. Dr. Dayan Dawood, MA.

“Tentu saja kita siap mendukung ANRI. Unsyiah punya SDM yang unggul. Karena kita mengerti, kearsipan ini sangat penting,” ungkap Rektor.