127 Mahasiswa Ikut Daurah Ramadhan di Kampus Darussalam

08.05.2019 Humas

Sebanyak 127 mahasiswa dari Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), UIN Ar-Raniry, dan berbagai perguruan tinggi di Aceh menjadi peserta aktif dalam kegiatan Daurah (Latihan Intensif) Ramadhan dengan menginap di Masjid Jamik Kota Pelajar dan Mahasiswa  (Kopelma) Darussalam, Banda Aceh.

Dikutip dari Serambinews.com, daurah ini berlangsung 25 hari dimulai sejak 2 Ramadhan  Ramadhan 1440 Hijriah dalam rangka Ramadhan di Kampus Darussalam yang seluruh rangkaian acaranya dipusatkan di Masjid Jamik Darussalam. Target utamanya adalah menjadikan para peserta sebagai hafiz (penghafal) Alquran. Daurah adalah istilah yang berasal dari bahasa Arab yang artinya peningkatan mutu atau pelatihan untuk peningkatan kualitas diri seseorang.

"Melalui Daurah Ramadhan ini kita ingin tingkatkan kualitas iman dan ibadah, hafalan Alquran, serta pengetahuan keislaman para mahasiswa kita," kata Rektor Unsyiah, Prof Dr Samsul Rizal MEng saat membuka kegiatan Daurah Ramadhan tersebut seusai shalat Tarawih dan Witir pada malam pertama puasa Ramadhan.

Malamnya mereka shalat Magrib dan Isya, mendengar ceramah, serta Tarawih dan Witir berjamaah, dilanjutkan dengan tadarus Alquran. Berbagai kegiatan diikuti peserta selama Daurah Ramadhan ini seusai shalat Subuh hingga petang dan yang paling utama adalah menghafal Alquran. Pengajar mereka kalangan dosen yang berasal dari UIN Ar-Raniry dan Unsyiah.

Daurah Ramadhan ini diketuai oleh Dr Syafrilsyah MA, Dosen UIN Ar-Raniry. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatannya dilaksanakan oleh panitia bersama, Unsyiah dan UIN Ar-Raniry, sebagai Kampus Jantong Hatee Rakyat Aceh.

"Kegiatan Gema Ramadhan di Kampus ini melibatkan Unsyiah dan UIN Ar-Raniry yang dilaksanakan setiap tahun dan sudah berlangsung lama," terang Dr Nasrullah RCL MT, Wakil Ketua  Badan  kemakmuran  Masjid (BKM) Jamik Kampus Darussalam.

Menurutnya, peserta yang mendaftar ikut Daurah Ramadhan tahun ini awalnya 387 orang berasal dari berbagai PTN dan PTS se-Aceh.

Tapi yang lulus seleksi tahap akhir hanya 127 orang dan mereka itulah kini yang berhak ikut daurah selama 25 hari di Masjid Jamik Kampus Darussalam.