13 Negara Sukseskan ICATES 4 USK

12.08.2022 Humas

Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala (USK) berhasil menggelar International Conference on Agricultural Technology, Engineering, and Environmental Sciences (ICATES). Seminar internasional Teknologi Pertanian, Teknik dan Ilmu Lingkungan itu telah dilaksanakan empat kali secara berturut-turut.

Tahun ini ICATES mengusung tema 'Agricultural and environmental engineering for food, water, and energy security through innovations and disseminations'. Sebanyak 135 makalah hasil penelitian bidang Keteknikan Pertanian dari 13 negara dipresentasikan pada seminar internasional ICATES 4, Rabu 10 Agustus 2022.

Ketua Panitia, Dr. T. Ferijal, S.TP., M.Sc mengatakan, 13 negara yang ikut terlibat meliputi, Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, India, Jepang, Camerun, Sri Langka, Ghana, Chezhia, Nigeria, Rusia, dan Jerman.

"Animo peserta tahun ini lebih meningkat dari sebelumnya. Walaupun pelaksanaan ICATES 4 masih dilakukan secara virtual menggunakan Zoom, alhamdulillah tidak mengurangi subtansi acara," ujar Ferijal.

Ia menyampaikan, metode virtual ini dipilih disebabkan oleh situasi pandemi yang belum menunjukkan kepastian di awal kepanitiaan ini terbentuk. Forum diskusi ilmiah ini mengundang lima keynote speaker, Prof. Dr. Elke Pawelzik dari Universitaet Goettingen, Jerman.

Kemudian ada Asst. Prof. Dr. Ravipat Lapcharoensuk dari King Mongkut’s Institute of Technology Ladkrabang, Thailand, Prof. Ari Purbayanto, PhD dari IPB University, Indonesia, Dr. Siti Hasnah Kamarudin dari University Teknologi MARA, Malaysia, dan Assoc. Prof. Ts. Dr. Zahrah Yahya, Kolej Universiti Poly-Tech MARA, Malaysia.

"Semoga ke depan acara ini dapat kembali digelar secara langsung seperti awal-awal pelaksanaannya," harapnya.

Kegiatan ini dibuka oleh Rektor USK. Kuala, Prof. Dr. Marwan. Terselenggaranya ICATES 4 berkat kerjasama Prodi Teknik Pertanian USK dengan Universiti Malaysia Pahang (UMP), dan Universiti Teknologi Mara, Malaysia dan didukung oleh Perhimpunan Teknik Pertanian Indonesia (PERTETA) Cabang Aceh, dan Pusat Studi Mekanisasi dan Perbengkelan Pertanian (Pusmeptan) USK.