Alumni KSDL USK Laksanakan Reuni

08.02.2021 Humas

Ratusan alumni Magister Konservasi Sumber Daya Lahan (KSDL) Universitas Syiah Kuala (USK), melaksanakan kegiatan reuni Alumni almamater untuk pertama kalinya sejak program studi tersebut berdiri sejak 20 tahun lalu. (Banda Aceh, 6 Februari 2021)

Prodi Magister KSDL merupakan salah satu program studi strata dua (S2) di bawah Program Pendidikan Pascasarjana USK yang telah berlangsung sejak tahun 1999 yang lalu.

Ketua Panitia pelaksana Teuku Mufizar mengatakan, reuni alumni KSDL USK ini dihadiri lebih kurang seratusan orang alumni yang tersebar di berbagai lintas organisasi.

Ada alumni yang bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), baik dari berbagai Dinas dan Badan Pemerintah, Akademisi, maupun Non PNS yang bekerja sebagai Praktisi, Profesional, Organisasi Swasta dan Lembaga Swadaya Masyarakat. Semuanya  berkumpul bersama untuk memberikan motivasi agar kegiatan pembelajaran di Prodi Magister KSDL berjalan dengan baik dan dapat terus berkembang di masa yang akan datang.

“Harapan kita setelah pertemuan reuni ini kita bisa tetap kompak dan bersinergi untuk dapat ikut membantu pemerintah dan masyarakat, dalam pembangunan yang lebih baik di Aceh,” ujar Teuku Mufizar seperti yang dirilis Mediaandalas.com

Selain dihadiri oleh seratusan alumni, juga hadir Direktur Pascasarjana USK, Prof. Dr. Ir. Darusman, M.Sc, Ketua Prodi Magister KSDL, Dr. Rusdi, SP, MP, Dosen Senior dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh, Abdul Hanan, SP, MM yang juga diundang sebagai Pembicara pada Kuliah Umum kegiatan tersebut.

Abdul Hanan menyampaikan, banyak sekali program Pemerintah Aceh yang bisa disinergikan dengan para pihak, khususnya Alumni KSDL terutama yang berkaitan dengan Konservasi Lingkungan dan Sumber Daya Lahan dan Alam. Untuk itulah, ia  mengajak untuk dapat bekerja sama pada waktu-waktu mendatang.

Pada akhir kegiatan juga dilakukan pemilihan Ketua Umum Ikatan Alumni Magister KSDL USK dan juga Tim Formatur pembentukan pengurus Ikatan Alumni Periode 2021-2024.

Di mana hasilnya, terpilihlah Teuku Mufizar sebagai Ketua Umum sekaligus Ketua Formatur, dibantu oleh enam orang anggota formatur lainnya antara lain TM Zulfikar, Elvrida Rosa, Cut Khuzaimah, Abdul Aziz, Ichwana, dan Teuku Bahagia.