Alumni Program Riset Unggulan USK Peringkat 1 Reviewer WoS

06.08.2022 Humas

Alumni Program Riset Unggulan Universitas Syiah Kuala Percepatan Doktor (PRUU-PD) Muhammad Iqhrammullah, berhasil mencatatkan namanya sebagai peringkat 1 reviewer jurnal ilmiah terindeks Web of Science (WoS) dengan jumlah review terbanyak se-USK periode Juli 2021 – Juli 2022.

Jika dilihat berdasarkan jurnalnya, Iqhram menempati posisi pertama sebagai reviewer pada International Journal of GEOMATE dan posisi kedua pada Reviews in Medical Virology. Beberapa jurnal lainnya yang telah merekrutnya sebagai reviewer adalah Plos One, Pharmaceuticals, BMC Public Health, dan Polymers.

Secara nasional, posisinya berada pada peringkat ke-14 dengan skor yang sama dengan Meksianis Ndii Ph.D yang merupakan dosen senior di Universitas Nusa Cendana. Di luar periode tersebut, ia menempati posisi ke-3 se-USK dengan jumlah review sebanyak 53, berada di bawah Dr. Samsul Anwar dan dr. Harapan, Ph.D yang masing-masing telah mencetak rekor review sebanyak 81 dan 61.

WoS sendiri merupakan badan pengindeks jurnal ilmiah internasional yang mencakup 21.100 lebih jurnal yang terbagi ke dalam empat koleksi inti: Science Citation Index Expanded (SCIE); Social Sciences Citation Index (SSCI); Arts & Humanities Citation Index (AHCI); Emerging Sources Citation Index (ESCI).

 Salah satu dari produk WoS adalah Publons, yang merupakan sebuah platform dengan fungsi merekam jejak kinerja para peneliti melalui publikasi penelitian, kontribusi sebagai peer-reviewer, dan aktivitas sebagai editor jurnal ilmiah. WoS sering dianggap lebih kredibel dan eksklusif dibandingkan badan pengindeks jurnal lainnya yang lebih familiar seperti Scopus, walaupun hal ini masih diperdebatkan di komunitas akademik.

“Ini menjadi motivasi tersendiri bagi saya untuk terus berkontribusi sebagai peneliti setelah lulus S3,” ungkapnya.

Pria yang berusia hampir 29 tahun ini baru saja mendapatkan gelar doktornya setelah menamatkan program doktor matematika dan aplikasi sains (DMAS) di USK yang dibimbing oleh Almarhum Prof. Marlina, M.Si, Prof. Syahrun Nur, M.Si, dan Prof. Rahmi, M.Si melalui beasiswa PRUUPD. Profil Google Scholar-nya menunjukkan bahwa ia memiliki 36 publikasi dengan jumlah sitasi dan h-indeks yang masing-masing mencapai 185 dan 10. Sedangkan berdasarkan database Scopus, Iqhram memiliki 24 publikasi dengan 156 sitasi dan h-indeks 9.

 Saat ini ia sedang menikmati reward sebagai Research Fellow di Jerman yang diberikan oleh German Federal Ministry of Education and Research (BMBF) atas kontribusinya sebagai peneliti terhadap kemajuan Sustainable Development Goals.

Beberapa posisi editor pun ditempatinya seperti Scientifica yang terindeks Scopus dengan kuartil Q2 dan dipublikasi oleh Hindawi yang berbasis di London, Inggris. Adapun jurnal Nutrition and Health (Scopus Q3), dipublikasi oleh perusahaan penerbit terbesar ke-5 sedunia—SAGE publications (London, Inggris), yang juga menuliskan namanya sebagai anggota editorial board. Dr. Muhammad Iqhrammullah merupakan satu-satunya editor yang berasal dari Indonesia di kedua jurnal tersebut.

“Saya sangat bersyukur selama menempuh pendidikan mulai dari S1 hingga S3 di USK, saya terus didukung dan diberikan kesempatan untuk mengaktualisasi bakat saya di bidang penelitian,” ungkapnya.

Secara khusus dirinya menyampaikan terima kasih kepada k dr. Harapan, Ph.D sebagai academic editor Reviews in Medical Virology dan Plos One yang membukakan pintu peluang baginya sebagai peer-reviewer jurnal bereputasi.

Iqhram pun menambahkan pandangannya terhadap meningkatnya kualitas lulusan USK. Di mana secara lingkungan sangat mendukung.

“Banyak teman-teman saya yang kini bekerja di institusi-institusi ternama, salah satunya bahkan baru saja direkrut sebagai Junior Research Scientist di New York University, Amerika Serikat di bidang Machine Learning,” ucapnya.