BPIP RI dan USK Bahas Implementasi Pancasila dalam Pembangunan

09.11.2022 Humas

 
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia (RI) melaksanakan dialog kebangsaan di Universitas Syiah Kuala (USK). Setengah ribuan mahasiswa tampak antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung di Aula FKIP USK. (Banda Aceh, 8 November 2022)

Kepala BPIP RI, Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi, MA, Ph.D mengatakan, Pancasila merupakan anugrah bagi Indonesia. Dengan ideologi tersebut, mampu menyatukan keragaman yang ada di Nusantara

"Proklamasi kita, itu proklamasi terbaik sepanjang sejarah di muka bumi ini. Proklamasi terjadi di tengah perang dunia II," kata Prof Yudian.

Kepada generasi sekarang, sebagai generasi penerus dan pemimpin di masa depan, ia meminta untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di setiap lini kehidupan. Pancasila relevan dengan zaman.

"Kita patut bersyukur dengan adanya Pancasila. Kepada (mahasiswa), tingkatkan kemampuan teknologi anda. Dialog kebangsaan ini, bisa menjadikan bangsa lebih maju ke depan," ucap Kepala BPIP RI.
 


Sementara itu, Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan mengatakan: 'Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana dalam Perencanaan Pembangunan Nasional di Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Berdasarkan Haluan Pembinaan Ideologi Pancasila', merupakan tema yang menarik.

"Sebagai bangsa, kita terus mempersiapkan diri membangun SDM, dalam rangka menyongsong Indonesia emas tahun 2045. Kita menyadari tidak hanya membangun kompetensi, pengetahuan, tetapi pentingnya membangun karakter bangsa yang berdasarkan Pancasila," jelas Rektor USK.

Prof Marwan menuturkan, bahwa salah satu modal penting yang dimiliki Indonesia sejak dulu kala adalah nilai luhur. Bahkan jauh sebelum Indonesia merdeka, nilai luhur tersebut telah ada dan dibuktikan dari penemuan situs maupun prasasti. Budaya dan nilai luhur itu, mengkristal sebagai Pancasila.

"Karena itu mari jadikan ini sebagai karakter, bagaimana dialog kebangsaan bisa mengisi pembangunan, menuju Indonesia dengan kekuatan ekonomi yang besar," tutur Prof Marwan.

Selain dialog kebangsaan, pada kesempatan tersebut, BPIP RI bersama USK melakukan penandatanganan kerjasama atau MoU. Yang intinya, bagaimana berkolaborasi dalam pembangunan berdasarkan Pancasila, terutama di bidang pendidikan, dengan titik pijak membentuk mental unggul lagi berkarakter.

Adapun pemateri dalam dialog kebangsaan tersebut sebagai berikut, Wakil Kepala BPIP RI, Dr. Dra. Sarjono, SH, M.Hum, Anggota DPR RI, Dr. Rieke Diah Pitaloka, M.Hum, Wakil LPPM IPB Universiti  Dr. Sofyan Sjaf, SPt, M.Si dan Akademisi USK, Prof. Dr. Rusli Yusuf, M.Pd.