Bupati Bireuen Sambut 2.211 Mahasiswa KKN Unsyiah

03.07.2019 Humas

Sebanyak 2.211 mahasiswa Universitas Syiah Kuala mengikuti  Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke XVII di Kabupaten Bireuen mulai  tanggal 2 – 31 Juli 2019. Mereka dilepas oleh  Rektor Unsyiah Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng dan disambut oleh Bupati Bireuen H. Saifannur, S.Sos dalam kegiatan serah terima di Halaman Kantor Bupati Bireuen. (Selasa, 2/7).

Rektor Unsyiah menjelaskan, mahasiswa KKN Unsyiah ini akan tersebar di 348 Gampong dalam 11 kecamatan di Kabupaten Bireuen. Dengan rincian Kecamatan Jeumpa sebanyak 248 orang, Simpang Mamplam 242 orang, Kutablang 243 orang, Makmur 162 orang, Gandapura  240 orang, Pandrah 116 orang, Peulimbang 151 orang, Juli 220 orang, Jangka 308, Peusangan Siblah Krueng 143 orang dan Peusangan Selatan  138 orang.

Selama KKN, para mahasiswa ini akan didampingi oleh 30 supervisor. Meskipun demikian, Rektor mengingatkan agar mahasiswa Unsyiah bisa bersikap baik, menghormati nilai-nilai adat ataupun kearifan yang berlaku di masyarakat.  Kegiatan KKN ini harus menjadi kesempatan mereka untuk belajar dan mengabdi kepada masyarakat.

Bahkan secara khusus, Rektor meminta mahasiswa KKN Unsyiah untuk menghidupkan tempat-tempat yang menjadi pusat kegiatan di Gampong seperti meunasah, masjid ataupun balai desa. Baik itu kegiatan keagamaan, pendidikan ataupun olah raga. Rektor juga meminta mahasiswa Unsyiah untuk bisa memberi motivasi kepada anak-anak setempat untuk semangat dalam menempuh pendidikan demi mewujudkan cita-citanya.

   

“Selepas Magrib kalian hidupkan balai-balai desa atau meunasah dengan mengaji. Setelah Isya ajar anak-anak di sana untuk belajar. Kalian harus mampu memotivasi mereka untuk semangat belajar, karena di tangan merekalah masa depan bangsa ini nantinya,” ungkap Rektor.

Untuk itulah, pada kegiatan ini Rektor mengharapkan Pemerintah Kabupaten serta masyarakat Bireuen bisa menerima mahasiswa Unsyiah dengan baik. Apalagi mereka ini umumnya telah memasuki semester delapan. Di mana jiwa mudanya sedang tumbuh.

“Kepada Bapak Bupati, kami serahkan anak-anak kami ini untuk dibina dengan baik. Mereka ini sedang belajar. Mereka inilah calon pemimpin kita di masa depan. Dan kita tidak pernah tahu, bisa saja satu di antaranya adalah calon Presiden kita tahun 2045 nanti,” ucap Rektor.

Sementara itu Saifannur menyambut baik mahasiswa KKN Unsyiah di Kabupaten Bireuen. Menurutnya, hal ini adalah sebuah kehormatan bagi daerahnya.

Melalui KKN ini, ia berharap mahasiswa Unsyiah bisa berperan dalam pembinaan manajemen perencanaan gampong melalui dana desa.

Caranya adalah dengan mengidentifikasi potensi daerah, sumber daya alam, sumber daya manusia, kultur topografi dan monografi desa/gampong dan pemilihan program unggulan masing-masing gampong.

Saifannur juga meminta mahasiswa untuk menjaga nama baik Unsyiah. Mampu beradaptasi dengan masyarakat serta mengedepankan penghargaan terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang berbeda di masing-masing gampong seperti gampong pedalaman, perkotaan dan pesisir.

“Tunjukkan bahwa kalian adalah generasi bangsa yang saling menghargai budaya dan adat istiadat serta rajinlah hadir ke mesjid, meunasah untuk shalat berjamaah karena disanalah anda membangun komunikasi sosial di masyarakat,” ucapnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Bireuen Dr. H. Muzakkar A. Gani, SH, M. Si. Sekeretaris Daerah Bireuen Ir.H.Zulkfli .SP. Wakil Rektor I Unsyiah Prof. Dr. Marwan, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Unsyiah Dr. Taufik  Fuadi Abidin, S.Si., M.Tech dan Kepala  Pusat Pelaksanaan dan Pengembangan Kuliah Kerja Nyata (P3KKN) Unsyiah Prof. Dr.drh. Tongku N Siregar, MP.