CIMSA USK Peringati Human Rights Day 2021

10.01.2022 Humas

Dalam rangka memperingati Human Rights Day 2021, Center for Indonesian Medical Student’s Activities (CIMSA) Fakultas Kedokteran Universitas Syiah kuala (FK USK) mengadakan kegiatan PORTAL: Support Education for Disabilities 2021 yang terdiri atas pre-project training. Kegiatan yang mengangkat tema 'Disability and Inclusivity for All Aspect of Education System' tersebut diisi oleh Putri Oktaviani Zulfa sebagai Human Rights Education Facilitator. Kemudian, dilanjutkan dengan social experiment untuk mengetahui pengetahuan masyarakat terkait hak penyandang disabilitas dalam mengakses pendidikan dan pendidikan inklusif. Selain itu juga diadakan campaign meliputi unggahan video berisi social experiment dan unggahan infografis dan ditutup dengan diskusi publik yang dilaksanakan melalui Zoom Meeting

Acara puncak Human Rights Day 2021 diselenggarakan pada tanggal 27 Desember 2021 dalam bentuk diskusi publik dengan mengangkat tema A Doorway for Disabilities to a Bright Future”. Diskusi publik ini menghadirkan Mimin Dwi Hartono, MA sebagai Plt. Kepala Biro Dukungan Pemajuan HAM (Komnas HAM RI), Suharto, S.S., M.A sebagai Executive Director Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (Sigab Indonesia) dan Ika Putri Mahardika sebagai Program Officer Social Media and Organization Development (Wahana Inklusif Indonesia). Kegiatan dipandu oleh Putri Oktaviani Zulfa sebagai moderator.

Pada diskusi publik ini, pemateri membahas mengenai hak penyandang disabilitas di bidang pendidikan, upaya penyediaan sarana prasarana untuk mengakomodir kebutuhan penyandang disabilitas khususnya di bidang pendidikan, keefektifan Sekolah Luar Biasa (SLB) bagi penyandang disabilitas untuk memperoleh pendidikan dan keefektifan penyelenggaraan pendidikan inklusif untuk difabel dan non difabel. Selain itu, pemateri juga menyinggung tentang hambatan yang dialami oleh penyandang disabilitas untuk mengakses informasi terkait pendidikan dan bantuan di bidang pendidikan, dan mengenai upaya yang sudah dan akan dilakukan untuk mengatasi hambatan yang dirasakan oleh penyandang disabilitas.

Ketua panitia kegiatan ini, Hana Afifah memaparkan tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran serta pengetahuan mahasiswa kesehatan maupun masyarakat umum tentang hak penyandang disabilitas dalam mengakses pendidikan serta meningkatkan kesadaran masyarakat umum terkait pendidikan inklusif. Ia berharap, dengan dilaksanakannya PORTAL: Support Education for Disabilities, SCORP CIMSA FK USK dapat meningkatkan rasa kepedulian masyarakat umum di masa yang akan datang akan isu-isu yang berkaitan dengan disabiitas, baik dari segi pendidikan, pelayanan kesehatan, maupun kesetaraan dalam lingkungan ketenagakerjaan kepada para penyandang disabilitas yang dapat lebih optimal.

”Disabilitas bukan untuk dikasihani, melainkan untuk dimengerti,“tutup Hana.