FK Unsyiah Juara II pada Regional Medical Olympiad Se-Sumatera

12.09.2019 Humas

Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala berhasil meraih juara II pada ajang Regional Medical Olympiad (RMO) 2019, yang dilaksanakan sejak tanggal 5 – 7 September 2019 di Fakultas Kedokteran Unsyiah, Darussalam, Banda Aceh. (Kamis, 12/9).

RMO merupakan program olimpiade berjenjang untuk menuju International Indonesia Medical Olympiad (IMO). Olimpiade mahasiswa kedokteran regional ini dilaksanakan setiap tahunnya. Di mana pada tahun ini, FK Unsyiah mengirimkan 12 orang mahasiswanya untuk mengikuti 6 cabang spesialis yang diperlombakan yaitu Cardiorespiratory, Urogenital, Digestive, Musculosceletal, Neuropschiatry, dan Infectious Disease.

Ketua Delegasi Tim FK Unsyiah Muammar menjelaskan, ada tiga babak dalam RMO ini yaitu penyisihan ( MCQ 1 dan OSPE) yang mana Unsyiah meloloskan semua delegasi. Lalu  semifinal (MCQ 2 dan OSCE), pada tahap ini Unsyiah lolos 4 cabang ke babak final (SOOCA dan LCT).

Ada 20 Universitas yang ikut bertanding pada kompetisi ini dan Unsyiah berhasil meraih juara II setelah memenangkan medali dari beberapa cabang.

“Dengan keberhasilan ini, maka FK Unsyiah berhak mewakili sumatera pada  International Indonesian Medical Olympiad (IMO) di Universitas Udayana, Bali pada 16 – 20  Oktober tahun 2019 mendatang,” ucap Muammar.

Mereka yang berhasil meraih medali yaitu Putri Nabilah Mulya (FK 2016) dan Nisrina Nurhikmah (FK 2017) meraih emas untuk cabang Infectious Disease (penyakit tropis), Muammar (FK 2016) dan Naufal Gusti (FK 2017) meraih perunggu  untuk cabang Cardiorespiratory (jantung paru). Balqis Qonita (FK 2016) dan Muliagus Rimbana Chekmat (FK 2016) meraih perak untuk cabang Neuropschiatry (saraf kejiwaan),. Lalu Intan Chaharunia Mulya (FK 2016) dan Fadhil Muammar (FK 2016) meraih perunggu untuk cabang Musculosceletal (tulang otot rangka).

Muammar mengakui ini, semua pencapaian ini adalah suatu hal yag sangat luar biasa atas kerja keras mereka dan berkat rahmat Allah.

“Usaha kami hanyalah kewajiban sebagai hamba-Nya. Bimbingan belajar intensif selama 11 hari ditambah belajar mandiri sangat bermanfaat bagi kami. Alhamdulillah FK Unsyiah berhasil meraih medali,” ungkapnya.

Selama 10 tahun perhelatan RMO. Ini adalah kali pertama FK Unsyiah berhasil meraih medali sebanyak ini. Untuk itulah, ia berharap dukungan segenap civitas akademika Unsyiah dan masyarakat Aceh agar mereka bisa tampil maksimal pada ajang IMO di Bali nanti.

Selain itu, Muammar berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi mahasiswa FK Unsyiah lainnya untuk bisa tampil lebih baik ada ajang RMO tahun depan.

“Syukran atas doa dan dukungannya. Semua berkat rahmat Allah. Mohon doanya, semoga bisa menjadi yag terbaik di tingkat selanjutnya. Dan semoga Allah menjauhkan kami dari sifat ‘ujub, riya, takabbur dan lainnya,” harap Muammar.