FK Unsyiah, RSUZA, dan RSUD Pijay Jalin Kerja Sama

19.10.2019 Humas

Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK Unsyiah) beserta Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pidie Jaya melakukan penandatanganan kerja sama di ruang rapat FK Unsyiah, Kamis (17/10).

Kerja sama ini untuk membantu dan meningkatkan kualitas SDM dan pelayanan RSUD Pidie Jaya. Selain itu, juga menjadikan RSUD Pijay sebagai rumah sakit satelit dalam jejaring pendidikan FK Unsyiah dan RSUZA.

Penandatanganan ini dilakukan oleh Dekan FK Unsyiah, Prof. Dr. dr. Maimun Syukri Sp.PD, KGH, FINASIM, Direktur RSUDZA Dr. dr. Azharuddin, Sp.OT, K-SPINE, FICS , dan Direktur RSUD Pidie Jaya, dr. Fajriman, Sp.S, M.Si., Med.

Dekan FK Unsyiah Maimun Syukri mengatakan, kerja sama ini sangat penting sebab selama ini mahasiswa FK Unsyiah melakukan praktik belajar dan residensi di RSUZA sebagai rumah sakit pendidikan utama. Dibutuhkan rumah sakit lain agar para mahasiswa dapat berkontribusi, sehingga tidak hanya terkonsentrasi di satu tempat saja tetapi juga di banyak daerah.

“Nantinya FK Unsyiah dapat mengirim dokter muda dan residen Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) ke Pidie Jaya, sehingga dapat melakukan pelayanan sekaligus pendidikan di sana,” ujarnya.

  

Wakil Rektor Bidang Kerja sama Unsyiah, Dr. Hizir mengatakan, kerja sama ini memberikan keuntungan bagi semua pihak. Unsyiah terbantu dengan sarana dan prasarana yang disediakan oleh RSUD Pidie Jaya untuk mahasiswa dan lulusannya. Sementara Pemkab Pidie Jaya terbantu dengan hadirnya banyak dokter yang dapat menangani berbagai masalah kesehatan masyarakat.

Direktur RSUZA, Azharuddin sangat mendukung kerja sama ini dan ia yakin akan banyak manfaat yang dapat dirasakan. Menurutnya RSUD Pidie Jaya dipilih karena dianggap memenuhi persyaratan sebagai lokasi belajar dan bekerja para dokter dan lulusan FK Unsyiah.

Sementara itu, Bupati Pidie Jaya Aiyub Abbas mengatakan kerja sama ini dilakukan sebagai salah satu langkah syarat akreditasi dan peningkatan tipe RSU, sehingga dapat menunjang peningkatan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat di 222 desa. Ia berharap kerja sama ini dapat memberikan ruang SDM lokal atau luar untuk mengabdi di daerah lewat pengembangan SDM kedokteran di Pijay. (Humas Unsyiah/un)