FKH USK Laksanakan Pengabdian di Kuta Cot Glie Aceh Besar

07.10.2021 Humas

Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala (FKH USK) melakukan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar. Pengabdian tersebut secara resmi dilepas oleh Wakil Rektor I USK, Prof. Dr. Ir. Marwan di kantor camat setempat, Kamis 7 Oktober 2021.

Dekan FKH, drh. Teuku Reza Ferasyi, M.Sc., Ph.D yang turut hadir pada kegiatan tersebut mengungkapkan, pengabdian FKH merupakan agenda setiap semester. Sebagian diinisiasi dari mahasiswa, dengan BEM sebagai koordinatornya. Tujuan pengabdian tersebut, selain merupakan wujud memenuhi target sekaligus implementasi dari Tri Dharma perguruan tinggi.

"Pengabdian ini juga bentuk tindak lanjut dari kerjasama antara FKH USK dengan Dinas Pertanian Aceh Besar dan Dinas Peternakan Aceh. Ini bentuk kontribusi FKH di bidang kesehatan hewan dan peternakan," kata Dekan FKH.

Pengabdian dengan tema "Inovasi Sinergi Mendukung Kesehatan dan Produksi Ternak Masyarakat di Masa Pandemi" itu, direncanakan akan berlangsung selama bulan Oktober, dengan konsep hibrid, luring dan daring. Kegiatan ini berbarengan dengan momen HUT FKH ke-61 pada Oktober minggu depan. Pengabdian masyarakat ini merupakan yang ke-4 bagi FKH.

"Saat penyuluhan nanti, pemateri atau penyuluh akan menyampaikan dari kampus atau kediaman masing-masing. Nanti, kelompok masyarakat yang sudah dipilih, bisa menyaksikan pada infokus yang sudah disediakan," jelasnya.



Melalui pengabdian masyarakat, ia berharap para dosen dapat memperkenalkan hasil riset. Di samping itu, bermanfaat untuk mendekatkan mahasiswa dengan masyarakat, serta mendukung peningkatan wirausaha, sebagaimana spirit Kampus Merdeka Belajar. Terpilihnya Cot Glie karena daerah ini dianggap sebagai basis peternakan.

"Kami mencari yang ternaknya ada, lahan masih luas, tapi masih juga terjangkau. Akhirnya kita putuskan memilih melaksanakan pengabdian masyarakat di Kuta Cot Glie," pungkasnya.

Wakil Rektor I USK, Prof Marwan menyampaikan terimakasih kepada masyarakat setempat, yang sudah menerima pihak USK, selama satu bulan ke depan. Ia mengingatkan kepada mahasiswa, maupun semua elemen yang terlibat untuk disiplin menjaga protokol kesehatan (prokes).

"Insya Allah pengabdian ini akan kita lakukan secara bertahap. Kami berharap, yang turun ke lapangan sudah vaksin dua kali. Karena ini juga ketentuan kami di kampus. Ini dalam rangka menjaga lingkungan dan masyarakat," kata Prof Marwan.

Kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, Wakil Rektor I USK memberikan apresiasi. Selama ini, banyak kerjasama yang terjalin antara Aceh Besar-USK. Ia akan mengusulkan kepada Rektor USK, agar Kuta Cot Glie masuk sebagai desa binaan USK.

"Saya juga akan sampaikan, kepada Rektor USK, untuk menjadikan desa yang ada di Kecamatan Kuta Cot Glie masuk sebagai desa binaan. Khususnya di bidang peternakan. Jika kemudian disetujui Rektor, Insya Allah bisa menjadi sentra produksi ternak bagi Aceh," tuturnya.

Apalagi ada beberapa program tentang kewirausahaan yang nanti bisa dibantu USK, katanya. Pihak USK juga memohon dukungan dari pimpinan daerah, serta Stasiun Karantina yang juga di sini ada Puskeswan. Menurutnya perlu duduk bersama dan saling mendukung. Terakhir, ia berharap ke depan, tumbuh minat bagi anak-anak Aceh Besar untuk masuk ke FKH.

"Dari Aceh Besar yang masuk FKH sangat sedikit. Saya tidak tau mengapa, padahal daerah ternak. Saya berharap para tokoh-tokoh masyarakat yang ada, mengajak anak-anaknya untuk masuk FKH sebagai kader, dan investasi SDM agar peternakan Aceh Besar semakin berkembang," tutup WR I.

Sementara itu, Camat Kuta Cot Glie, Imam Munandar yang juga alumni Sarjana Teknologi Pertanian USK, menyambut baik kegiatan pengabdian masyarakat di wilayahnya. Menurutnya, Kedatangan akademisi dan mahasiswa USK sangatlah penting.

"Saya berterimakasih kedatangan USK. Semoga keberadaan mahasiswa bermanfaat," harapannya

Untuk diketahui, kegiatan pengabdian masyarakat ini, mencakup perluasan wawasan dan ketrampilan bagi wujud kepedulian dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Beberapa diantaranya meliputi, vaksinasi hewan, vitamin, pelatihan pembuatan jerami, dan sebagainya.