Inovasikan Produk Lokal Aceh, Mahasiswa USK Raih Juara Nasional

26.11.2022 Humas

Mahasiswa Universitas Syiah Kuala melakukan inovasi pada dua produk lokal Aceh yaitu air nira (ie jeok) dan minyak nilam. Kreativitas mereka ini berhasil mengharumkan nama USK pada kompetisi nasional yaitu Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo 2022 di UPN Veteran Jawa Timur pada tanggal 22 -25 November 2022.

Dosen Pendamping UPT Kewirausahaan Sarika Zuhri, S.T., M.T menjelaskan, kedua produk inovasi tersebut berhasil meraih juara pada dua kategori berbeda. Untuk produk inovasi minyak nilam, mahasiswa USK menciptakan sampo anti dandruff bernama Neuba.

Tim Mahasiswa ini berasal dari program studi Teknik Kimia yaitu Retika Septi Diana, Masykur Rahmatullah, Habil Fadhlurrahman, Farid Muhammad Arie, Tia Amanda, dengan Dosen Pembimbing Dr. Syaifullah, ST. M. Eng. Serta bekerja sama dengan Atsiri Research Center (ARC) USK.
 
“Hasil inovasi ini berhasil meraih juara III Nasional untuk kategori Teknologi Terapan,” ucap Sarika.
 
Produk Neuba ini, ungkap Sarika, punya keunggulan tersendiri. Di antaranya, ramah lingkungan karena dibuat menggunakan surfaktan natural. Selain itu produk ini teruji higienis, efektif mengatasi ketombe dan tahan lama. Minyak nilam yang digunakan telah melalui proses pemurnian terlebih dahulu untuk menghilangkan kadar air dan logam berat lainnya.

Selanjutnya, Gula Joek Aceh merupakan inovasi yang terbuat dari nira aren asli Aceh. Produk inovasi ini juga berhasil meraih juara III untuk kategori makanan dan minuman. Adapun Tim Mahasiswa tersebut dari Program Studi FKIP Kimia yaitu Hana Abelia Putri, Cut Alva Zadia, Hilda Safitri Berutu, dengan Dosen Pembimbing Dra. Erlidawati, M.Si. Serta bekerja sama dengan Pusat Riset Obat Herbal USK.

Keunggulan Gula Joek Aceh ini adalah antioksidan tinggi, indeks glikemik (IG) rendah yaitu 35, dikemas dengan paper metallic sehingga kualitas terjamin, tersedia dua varian rasa yaitu original dan jahe.
 
Untuk itulah, Kepala UPT Kewirausahaan USK Prof. Dr. drh. Hanafiah, MP sangat bersyukur karena upaya pendampingan UPT Kewirausahaan selama ini memberi kontribusi penting untuk pengembangan kreativitas dan minat berwirausaha mahasiswa.
 
“Melalui UPT Kewirausahaan, kita coba dukung mahasiswa untuk mengoptimalkan produk lokal Aceh. Alhamdulillah, inovasi mereka ini berhasil menarik perhatian nasional,” ucapnya.

Wakil Rektor III USK Prof. Dr. Mustanir, M.Sc turut menyampaikan syukur dan bangga atas keberhasilan mahasiswa USK ini. Mengingat kompetisi ini diikuti sekitar 351 perguruan tinggi, 951 produk usaha dan lebih dari 3000 peserta. Selain itu, inisiatif mereka untuk mengembangkan produk lokal Aceh tersebut patut diapresiasi. Sebab masih banyak produk lokal Aceh yang sangat potensial untuk dikembangkan.
 
“Inovasi seperti inilah yang menjadikan produk lokal Aceh meningkat nilai ekonomisnya. Maka USK, akan terus mendukung semangat inovasi di kalangan mahasiswanya,” ucapnya.