JTMI USK Gelar Pelatihan Mekanik Alat Berat

07.06.2021 Humas

Jurusan Teknik Mesin dan Industri (JTMI) menggelar Pelatihan Mekanik Alat Berat Tingkat Dasar pada hari Rabu 2 Juni hingga 05 Juni 2021. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama JTMI dengan Balai Jasa Konstruksi Wil I Banda Aceh.

Pelatihan ini diikuti sekitar 20 lulusan, mahasiswa akhir dan laboran JTMI mengikuti kegiatan ini secara luring (Tatap muka), namun tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes).

Kegiatan ini juga dibuka oleh Wakil Dekan I Fakultas Teknik, Dr. Ir. Iskandar, M.Eng.Sc., IPM, ASEAN.Eng. Ia menilai bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para peserta yang sedang menghadapi dunia kerja di bidang alat berat dan konstruksi. Dekan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada JTMI atas kerjasamanya dengan Balai Konstruksi Wil I Banda Aceh sehingga terlaksananya kegiatan ini.

Menurutnya, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) berbasis kompetensi merupakan paradigma baru dalam mengembangkan SDM di Indonesia. Konsep pengembangan SDM berbasis kompetensi bertumpu pada tiga pilar pokok, yaitu pengembangan Standar Kompetensi Kerja Nasional (SKKNI), pengembangan pendidikan dan pelatihan berbasis SKKNI dan pengembangan sistem sertifikasi kompetensi yang independen dan terpercaya.

“Sertifikasi Kompetensi adalah proses pemberian sertifikat kompetensi yang dilakukan secara sistematis dan objektif, melalui ujian kompetensi yang mengacu pada skema sertifikasi yang telah dibuat oleh LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) dan disetujui oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi),” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Balai Jasa Konstruksi Wil I Banda Aceh mengatakan, pentingnya lulusan mempunyai kompetensi yang dapat menunjang di dalam dunia kerja. Kareta itu, peningkatan kemampuan SDM bidang jasa kontruksi yang berkelanjutan agar menghasilkan SDM yang produktif dan kompeten.

“Ini merupakan tanggungjawab kita bersama antara pusat dan daerah, baik pemerintah maupun swasta. Kegiatan uji sertifikasi kompetensi ini sangat penting, selain sebagai sertifikat pedamping ijazah, sertifikat yg nantinya diperoleh apabila dinyatakan kompeten oleh asesor bisa dipergunakan untuk mencari pekerjaan,” tutur Kepala Balai Jasa Konstruksi Wil I Banda Aceh.

 

Sebagai wujud usaha untuk menghasilkan lulusan yang mempunyai kompetensi dan sertifikasi keahlian ataupun ketrampilan, JTMI telah menjalin kerjasama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah I Banda Aceh dan beberapa lembaga lainnya, untuk peningkatan kompetensi mahasiswa dan lulusan Teknik Mesin melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi.

Padan tahun 2021, Indikator Kinerja Utama (IKU) yang dibebankan kepada Prodi salah satunya adalah IKU 1.07, yaitu Persentase mata kuliah S1 dan D3 yang menggunakan metode pembelajaran pemecahan kasus (case method) atau pembelajaran kelompok berbasis projek (team-based project).

Dimana salah satu turunannya, yaitu IKT 1.07 : Persentasi lulusan yang bersertifikat kompetensi dan Profesi. Oleh karena itu, Jurusan Teknik Mesin dan Industri berkomitmen untuk meningkatkan kualitas lulusan melalui pelatihan dan sertifikasi untuk mahasiswa dan calon lulusan pada Jurusan Teknik Mesin dan Industri.

Pada kesempatan itu, Ketua Jurusan JTMI Bpk. Dr. Irwansyah, ST, M. Eng menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk implementasi dari kerjasama antara JTMI dan balai jasa konstruksi Wil I Aceh dalam upaya pembinaan karakter mahasiswa dan penguatan kecakapan ilmu teknik mesin menghadapi persaingan di dunia industri dan kompetisi global RI 4.0.

“Terimakasih atas dukungan pihak dekanat FT USK dan pimpinan Balai jasa konstruksi Wil I Aceh, besar harapan kerjasama dalam bentuk pelatihan ini dapat berlanjut di waktu yang akan datang,” pungkas Irwansyah.