JTMI USK Jalin Kerja Sama dengan Balai Jasa Kontruksi

30.03.2021 Humas

Jurusan Teknik Mesin dan Industri (JTMI) Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala melakukan perjanjian kerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah I Banda Aceh. Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Ketua JTMI USK Dr. Irwansyah, ST, M.Eng dan Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah I Banda Aceh Ir. M. Hilal, MT di Balai Keurukon FT USK. (Banda Aceh, 29 Maret 2021).

Irwansyah menjelaskan, kerja sama ini merupakan wujud dari upaya bersama untuk meningkatkan dan mengembangkan kualifikasi serta kompetensi sumber daya manusia. Meliputi bimbingan teknis, uji kompetensi dan sertifikasi, program kuliah umum, dan pemanfaatan sarana dan prasarana.

“Melalui pelaksanaan perjanjian kerja sama ini diharapkan dapat menjadi titik tolak untuk menciptakan SDM yang kreatif, inovatif, produktif dan kompetitif untuk memenuhi kebutuhan di industri,” ucap Irwansyah.

Setelah penandatanganan kerja sama, selanjutnya Ir. M. Hilal, MT tampil untuk mengisi kuliah tamu  yang dilakukan secara daring dan luring. Adapun teman yang diangkat dalam kuliah tamu ini adalah  “Peran Serta Balai Jasa Konstruksi dalam Peningkatan Sumber Daya Manusia Melalui Sertifikasi Kompetensi Mendukung Kampus Merdeka”.

Kepala Balai Jasa Konstruksi ini menjelaskan, ada beberapa fungsi dari Balai Jasa Konstruksi yaitu pembinaan, pelatihan dan sertifikasi. Pembinaan dilakukan seperti memberikan bimbingan teknis, seperti sistem manajemen keselamatan konstruksi (SMKK) yang dilakukan guna membina pekerja yang peduli terhadap K3 kerja. Selain pembinaan juga dilakukan pelatihan-pelatihan kompetensi yang dibuka beragam seperti operator alat berat, dan pengelasan.

“Dan yang tidak kalah pentingnya adalah sertifikasi. Di mana peserta yang telah dilatih dapat mengikuti uji sertifikasi, guna mendapatkan sertifikat keterampilan atau keahlian yang dapat berguna dalam dunia pekerjaan,” ucapnya.

Wakil Dekan I FT USK Dr. Ir. Iskandar, M.Eng.Sc., IPM dalam sambutannya saat membuka kegiatan ini mengatakan, Revolusi Industri 4.0 seperti saat ini telah menuntut kita tidak hanya mengandalkan atau mempunyai ijazah dan IPK yang bagus saja, namun juga mempunyai kompetensi yang memadai. Oleh sebab itu, Iskandar menilai kuliah umum seperti ini sangatlah penting khususnya bagi mahasiswa FT USK.