Kepala BNN RI Ajak Unsyiah Berantas Narkoba

12.04.2019 Humas

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, Komjen Pol Heru Winarko mengajak seluruh komponen yang ada di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) untuk membangun generasi anti narkoba. Hal ini disampaikannya dalam kuliah umum dengan tema “Membangun Generasi Milenial yang Anti Narkoba” di Aula Fakultas MIPA Unsyiah, Kamis (11/4).

Heru mengatakan, Aceh termasuk salah satu provinsi yang kasus pengedaran dan penggunaan narkoba tertinggi di Indonesia. Tetapi mirisnya, pusat rehabilitasi bagi para korban masih sangat minim. Menurut Heru, hal ini merupakan masalah sosial yang harus diselesaikan bersama, termasuk Unsyiah sebagai lembaga pendidikan.

“Seluruh elemen bangsa baik pemerintah, masyarakat, perguruan tinggi, dunia usaha harus berkomitmen, berpartisipasi, dan bersinergi untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkoba,” ujarnya.

Heru menambahkan, saat ini dunia terancam dengan peredaran narkoba jenis NPS. Narkoba ini mencapai 803 jenis dan di Indonesia diperkirakan telah beredar sebanyak 74 jenis. Selain itu, kejahatan siber dalam proses jual beli narkoba juga semakin marak. Heru menjabarkan ada tiga cara pengedaran narkoba berbasis komputer, yaitu surface web marketyang dilakukan melalui media sosial dan website,deep web market peredaran melalui jaringan internet tersembunyi yang sulit dilacak, dan cryptomarketatau transaksi menggunakan crypto currency melalui internet. BNN berkomitmen memberikan sanksi berat bagi bandar narkoba. Sementara bagi pengedar dan pengguna narkoba diberikan hukuman penjara atau rehabilitasi.

Oleh karena itu, Heru berharap perguruan tinggi dapat berperan mengedukasi dan membimbing masyarakat terkait ancaman serta bahaya narkoba. Salah satu caranya dengan melakukan kegiatan pengabdian masyarakat atau menciptakan inovasi. Sebab menurut Heru, dengan inovasi kaum muda akan disibukkan kegiatan positif, sehingga tidak terpikir untuk mencoba narkoba.

Rektor Unsyiah, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng, mengatakan menjaga generasi muda dari ancaman narkoba merupakan tantangan besar. Terlebih lagi saat ini, jumlah pengguna narkoba di kalangan remaja terus meningkat setiap tahunnya. Bahkan, di beberapa tempat narkoba telah merambah anak-anak praremaja.

“Unsyiah siap bekerja sama dengan pihak manapun untuk memerangi narkoba. Tetapi hal utama yang Unsyiah lakukan adalah menjaga para mahasiswa agar bersih dari narkoba,” pungkasnya Samsul. (Humas Unsyiah/*Uswatun Nisa*)