Kolaborasi USK-Unand, Tanam 1500 Bibit Bambu di Pinggir Sungai Batang Pasaman

03.10.2021 Humas

Dalam rangka membangun negeri tanggap bencana, Universitas Syiah Kuala  (USK) yang berkolaborasi dengan Universitas Andalas (Unand), melakukan gerakan penanaman kurang lebih 1500 bibit bambu di pinggir Sungai Batang Pasaman. Gerakan penanaman tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Pasaman Barat, Risnawanto, Kamis 30 September 2021 di Jorong Durian Hutan, Nagari Aia Gadang, Provinsi Sumatera Barat.

Kegiatan tersebut merupakan pengabdian kepada masyarakat yang dibiayai oleh Kemendikbud Ristek melalui Program Pemberdayaan Masyarakat Unggulan Perguruan Tinggi (PPMUPT). Anggota tim pengabdian ini terdiri dari Dr. Mahdi dan Lora Triana, MM dari Universitas Andalas, serta Dr. Agus Nugroho dari TDMRC Universitas Syiah Kuala. 

Dalam acara tersebut Wakil Bupati Risnawanto menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasinya kepada Universitas Andalas dan TDMRC USK yang telah bekerjasama selama  dua tahun dengan masyarakat Nagari Aia Gadang. Kegiatan yang dilakukan sangat bermanfaat,  mulai dari tanggap bencana sampai peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat berupa paket bantuan mesin jahit pelatihan menjahit, dan pelatihan digital marketing. 

Ia pun  berharap, dengan adanya penanaman bibit bambu di pinggir sungai dapat mencegah adanya bencana. Ke depannya, hasil dari tanaman tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat, sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. 

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Dr. Mahdi menerangkan, gerakan penanaman bibit bambu di pinggiran Sungai Batang Pasaman yang berjumlah lebih Kurang 1500 bibit ini bertujuan tidak hanya untuk mengurangi dampak banjir di Nagari Aia Gadang, tapi bambu juga memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat. 

"Terimakasih kepada Bapak Wakil Bupati, Perwakilan Rektor Universitas Andalas, Ketua LPPM Universitas Andalas, perangkat Nagari, serta seluruh undangan dan pihak yang terlibat," ucapnya.

Kegiatan penanaman bibit bambu ini merupakan serangkaian acara yang di laksanakan selama 2 hari pada  29-30 September 2021. Sehari sebelumnya, Workshop Nagari Tangguh Bencana Banjir yang dilaksanakan di kantor aula  wali nagari Aia Gadang dengan narasumber dari BNPB, BPBD Pasbar, BMKG Minang Kabau dan TDMRC USK. Acara lainnya adalah Pembinaan BUMNag oleh PSLH Unand di hari kedua. 

Adapun tanggapan masyarakat yang diwakili oleh Ketua Kelompok Tani Tunas Muda, Bustami menyampaikan rasa syukurnya atas kegiatan yang diselenggarakan, dimana kegiatan ini sangat membantu pencegahan bencana, adanya pemberdayaan masyarakat serta kedepannya agar selalu ada kerja sama yang baik kepada masyarakat Aia Gadang.