Kuliah Daring di Unsyiah, Tumbuhkan Kreativitas Dosen dalam Mengajar

20.03.2020 Humas

Universitas Syiah Kuala mulai menerapkan kuliah daring atau on line sebagai langkah preventif untuk mencegah penyebaran virus corona. Ketua Pusat Riset dan Pengembangan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia Prof. Dr. Rahmah Johar, S.Pd., M.Pd mengatakan, kebijakan ini ternyata mampu menumbuhkan kreativitas dosen dalam menyampaikan materi pelajaran kepada mahasiswa. (Banda Aceh, 30/3/2020).

Prof. Rahmah menjelaskan, pembelajaran on line sebenarnya bukanlah sesuatu yang baru. Namun kondisi wabah virus corona saat ini, menjadikan metode pembelajaran ini adalah salah satu cara pembelajaran yang paling efektif. Kondisinya yang mendesak, mendorong dosen untuk berpikir kreatif agar materi kuliah dapat tersampaikan dengan baik kepada mahasiswa.

Sejak surat edaran Rektor terkait pembelajaran daring berlaku di Unsyiah, Prof. Rahmah pun mulai menerapkan kuliah on line untuk mengajarkan mata kuliahnya di Program Studi FKIP Matematika, yang penuh dengan simbol dan persamaan matematika.

Alhamdulillah ada yang share Tutorial G-Meet untuk video conference, sehingga saya sangat terbantu. Perkuliahan berjalan interaktif dan mahasiswa boleh mengajukan pertanyaan terkait materi yang dibahas,” ucap Dosen FKIP Matematika Unsyiah ini.

Jika di hari biasa, Prof. Rahmah melaksanakan perkuliahan secara blended learning, bukan full on line. Sekitar 75%  dari waktu yang tersedia dilaksanakan secara tatap muka, sementara 25% lainnya secara on line. Lalu sebelum pertemuan mahasiswa bisa mengakses informasi tentang aktivitas perkuliahan, sumber bacaan, dan penilaian. Semua informasi ini bersumber di website elearning.unsyiah.ac.id.

“Adakalanya saya memulai perkuliahan dengan metode tanya jawab ataupun brain storming, lalu mahasiswa berdiskusi untuk melanjutkan penyelidikan mereka dalam menyelasaikan masalah,” ucapnya.

Hanya saja, perkuliahan ini hanya bisa dilaksanakan untuk mata kuliah yang lebih dominan social science atau pedegogik, bukan untuk mata kuliah yang full symbol matematika tingkat tinggi.

Namun, karena kondisi sekarang mengharuskan social distance, maka Prof. Rahmah pun harus menyiapkan perkuliahan full on line untuk mata kuliah persamaan diferensial yang memuat banyak simbol matematika dan pengetahuan kalkulus lanjutan. Prof. Rahmah pun bersyukur, karena perkuliahan dimulai pukul dua siang, sehingga ia punya cukup waktu untuk mengumpulkan materi.

“Walaupun kuliah full on line, namun interaksi mahasiswa dan dosen tetap terjalin. Mahasiswa pun tidak terbebani untuk bertanya dan saya bisa merespon langsung. Dan mahasiswa lain bisa mendengarkan,” ucapnya.