LPPM Unsyiah dan PLN Lambaro Kembangkan Bilik Desinfektan

29.06.2020 Humas

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Syiah Kuala bekerja sama dengan PLN Unit Pelayanan Teknis Lambaro Banda Aceh, telah mengembangkan Bilik Desinfektan. Inovasi ini bertujuan untuk mencegah penyebaran virus SARS-CoV-2 yang merupakan penyebab Covid-19. (Banda Aceh, 26/6/2020).

Ketua Tim Pelaksana produk inovasi ini Syukriadin, ST.,MT menjelaskan, dalam proses pembuatan bilik desinfektan ini melibatkan beberapa anggota pelaksana dari Fakultas Teknik dan Fakultas Pertanian Unsyiah serta staf UPT PLN Banda Aceh.

Menurut Syukriadin, bilik desinfektan seperti ini sangat dibutuhkan oleh orang-orang yang bekerja di lapangan, khususnya karyawan lapangan PLN UPT Banda Aceh.  Sebab dalam pekerjaannya, mereka diharuskan untuk mensterilkan alat, bahan, dan peralatan kerja lapangan.

“Selama bekerja di lapangan, para pekerja ini juga sangat rentan terpapar virus Covid-19. Maka bilik desinfektan ini sangat penting untuk menjaga higienitas mereka,” ucap Dosen Teknik Elektro pada Fakultas Teknik Unsyiah tersebut.

Syukriadin juga mengungkapkan, bilik desinfektan ini akan ditempatkan pada beberapa unit gardu yang tersebar di wilayah Aceh. Alat tersebut nantinya juga digunakan oleh karyawan lapangan PLN UPT Banda Aceh untuk disinfeksi pakaian dinas lapangan (PDL) setelah selesai bertugas di lapangan.

Produk inovasi ini juga sangat memperhatikan aspek keselamatan bagi pengunanya. Untuk itulah, larutan desinfektan yang digunakan berasal dari bahan-bahan alami. Seperti berasal dari  cuka makanan dan minyak esensial. Sentuhan teknologi juga menjadi bagian penting dalam menciptakan bilik desinfektan ini. Untuk itulah, bilik ini juga dilengkapi dengan sensor otomatis untuk efektifitas pelaksanaannya.