Mahasiswa KKN Tematik Covid-19 Unsyiah Salurkan Paket Sembako Untuk Masyakat Lam Glumpang

10.07.2020 Humas

Mahasiswa KKN Tematik Covid-19 Unsyiah yang tergabung dalam kelompok 085 memberikan bantuan sembako kepada masyarakat miskin Gampong Lam Glumpang, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar. Bantuan sebanyak 21 paket sembako ini diserahkan secara simbolis kepada Kepala Desa Lam Glumpang, Nazrian oleh Kelompok 085, pada Sabtu, (21/06/20).

Pemberian bantuan berupa paket sembako ini disalurkan dalam kegiatan bakti sosial yang menjadi program kerja dari kelompok 085. Seperti kita tau, pandemi Covid-19 memberi dampak terhadap perekonomian Masyarakat. Beberapa warga bahkan kesulitan memenuhi kebutuhan pokoknya.

“Kami berharap semoga kegiatan bakti sosial dapat bermanfaat dan warga Desa Lam Glumpang dapat terhindar dari penyebaran Covid-19 serta kegiatan perekonomian warga dapat segera kembali normal, sehingga masih tetap dapat memenuhi kebutuhan hidup”, ujar Syakir salah satu anggota KKN kelompok 085.

Bantuan ini diberikan dengan harapan membantu memperbaiki perekonomian dan meringankan beban warga. Penerima bantuan paket sembako dikhususkan untuk warga yang perekonomiannya menurun drastis akibat Covid-19, warga yang terpaksa tak dapat bekerja karena adanya Covid-19, warga yang perekonomiannya kurang mampu, hingga para lanjut usia yang tak lagi memiliki penghasilan.

Pelaksanaan baksos ini dilakukan dengan mengunjungi rumah ke rumah dengan didampingi oleh Ibu Kepala Desa dan tak lupa tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Pemberian paket sembako dengan prosedur seperti ini dirasa cukup efektif karena tidak mengumpulkan warga di suatu tempat dan tidak memberikan kesempatan warga untuk berkumpul. Sebelum kegiatan ini juga telah dilaksanakan program kerja gotong royong membersihkan dan melakukan penyemprotan disinfektan di Meunasah (Mushalla) Desa Lam Glumpang.

Kepala Desa Gampong Lam Glumpang, Nazrian sangat berterima kasih atas bantuan paket sembako dari Mahasiswa KKN Tematik Covid-19 Unsyiah ini. Menurutnya, situasi pandemi Covid-19 mengakibatkan kegiatan perekonomian warga sangat tidak stabil, mengingat 90% bidang pekerjaan warga Desa Lam Glumpang sebagai petani, 10% (PNS, pegawai swasta, dan wirausaha).