Mahasiswa Unsyiah dan UPSI Malaysia Tanam Mangrove di Alue Naga

12.04.2019 Humas

Himpunan Mahasiswa Geografi (Himageo) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsyiah dan Persatuan Kebajikan Mahasiswa Perak Aceh (PKEMPA) Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Perak, Malaysia, Rabu (10/4) pagi, menanam mangrove di Pantai Desa Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh. Bagi mahasiswa Unsyiah, kegiatan itu juga merupakan bagian dari praktek lapangan.

Dalam penanaman mangrove yang mengusung tema “Satu Pohon Berjuta Manfaat: Tebar Penghijauan untuk Bumi di Masa Depan” tersebut, mahasiswa UPSI turut didampingi dosen mereka, Prof Dr Mohd Hayri Ibrahim. Kegiatan itu berlangsung lancar, apalagi kondisi cuaca di sekitar lokasi cukup cerah.

Prof Dr Mohd Hayri Ibrahim mengatakan, penanaman mangrove itu merupakan bagian dari pembelajaran ilmu geografi dan alam sekitar. Dipilihnya Pantai Alue Naga sebagai lokasi penanaman mangrove tersebut, menurut Mohd Hayri, karena pantai itu termasuk daerah yang paling parah dihantam tsunami saat menerjang Aceh akhir 2004 lalu.

“Penanaman mangrove ini kita harapkan dapat menjadi penahan yang kokoh bagi pantai tersebut saat terjadi ombak,” ungkapnya.

Menurut Mohd Hayri, usaha yang dilakukan pihaknya bersama mahasiswa Unsyiah bukanlah sesuatu yang besar. Tapi, lanjutnya, penanaman mangrove tersebut merupakan salah satu kegiatan jangka panjang untuk memelihara dan memulihkan lingkungan di sekitar Pantai Alue Naga.

“Kami berharap mangrove ini menjadi simbol kerja sama antara mahasiswa Unsyiah, Global Hadari, dan tim dari Universiti Pendidikan Sultan Idris, Perak, Malaysia,” demikian Prof. Dr Mohd Hayri Ibrahim. [Serambinews]