Mahasiswa USK Gelar Pelatihan CTT untuk Keluarga Penderita DM

13.09.2021 Humas

Mahasiswa Universitas Syiah Kuala yang lulus pendanaan PKM-PM menggelar kegiatan pelatihan keterampilan Client Center Therapy (CTT) bagi keluarga penderita diabetes mellitus (DM) di Desa Meunasah Papeun, Desa Meunasah Lueng ie dan Desa Meunasah Baktrieng. (Banda Aceh, 9 September 2021).

Kelompok mahasiswa USK ini diketuai oleh Zaratul Maqfirah, dengan empat anggotanya yiatu  Nanda Layya, Muhammad Zidane, Sita Oktavia, yang berasal dari FKIP Bimbingan dan Konseling serta Muhammad Ghifari Karsa yang berasal dari Fakultas Kedokteran, dibimbing oleh Zahra Nelissa S.P.d., M.Ed.

Sebagaimana diketahui, Diabetes melitus (DM) didefinisikan sebagai suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, dan protein sebagai akibat insufisiensi fungsi insulin.

DM ditandai dengan tingginya gula darah akibat kerusakan sel Beta Pankreas (organ “pabrik” yang memproduksi insulin). DM menimbulkan gejala seperti rasa haus berlebihan, kencing berlebihan, kelelahan dan penurunan berat badan secara drastic, serta luka yang sulit sembuh dan kesemutan atau mati rasa. Gejala lainnya juga dapat timbul seperti gatal, mata kabur, dan mudah terkena infeksi bakteri.

Zaratul menjelaskan, pelatihan CTT ini pertama akan diberikan untuk masyarakat umum bersama posyandu lansia. Kegiatan yang melibatkan masyarakat umum pada tiga desa ini,  dilakukan dengan mengunjungi rumah warga dan bertemu secara langsung dengan penderita diabetes.

“Kemudian tim akan memberikan penyuluhan materi mengenai diabetes dan menjelaskan teknik CCT,” ujarnya.

Selanjutnya, mitra diberikan pelatihan keterampilan CTT yaitu tentang bagaimana cara keluarga menerima tanpa syarat penderita diabetes di dalam keluarganya. Dan bagaimana cara anggota keluarga mendukung penderita untuk tidak stress dan berpikiran.

“Melalui kegiatan ini, kami Tim PKM-PM USK  berharap masyarakat dapat meningkatkatkan pengetahuan dan wawasan mereka terkait teknik CCT bagi penderita diabetes dan keluarga penderita Diabetes Melitus,” ujarnya.