Mahasiswa USK Wakili Aceh dan Indonesia Di Forum Pelajar Internasional Turki

07.09.2021 Humas

Rahmatussyifa, mahasiswa Program Studi International Management, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Syiah Kuala (FEB USK) berhasil terpilih sebagai salah satu delegasi utama yang akan mewakili Aceh dan Indonesia dalam sebuah forum pelajar Internasional di Turki pada November 2021 mendatang.

Forum bernama Indonesia International Student Exchange ini diselengarakan oleh Yayasan Indonesia International Student Exchange (IISE), yaitu sebuah yayasan start up yang berfokus pada pemberdayaan kehidupan pemuda melalui pendidikan.

Mahasiswa tahun pertama FEB USK ini lulus bersama 14 delegasi lain yang berasal dari berbagai universitas di Indonesia. Rahmat berhasil menjadi salah satu delegasi dengan kategori fully funded, yang didanai sepenuhnya oleh panitia penyelenggara. Menariknya, hanya enam kandidat yang berhasil lolos sebagai delegasi utama dengan kategori ini.

Untuk lolos dalam forum ini, Rahmat harus bersaing dengan ratusan mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia. Ia berhasil lolos setelah melewati sejumlah tahapan seleksi yang ketat yang meliputi seleksi administrasi, seleksi ujian tulis dan pengetahuan, aseleksi administrasi lanjutan, dan deep interview. Proses seleksi dimulai pada Mei 2021 lalu, sedangkan kelulusan diumumkan pada Juni 2021.

“Setelah lolos tahap administrasi yang pertama, saya dan para kandidat lainnya dihadapkan dengan serangkaian tes tulis dengan berbagai pertanyaan terkait wawasan kebangsaan dan global yang meliputi pengetahuan pendidikan di indonesia dan turki, pengetahuan  kebudayaan  indonesia dan turki, pengetahuan  pendidikan  dan kebudayaan  internasional, pengetahuan keperibadian, hingga materi story telling”, jelas Rahmat (Senin, 6/9).

Pada tahap ketiga, lanjutnya, hanya tersisa puluhan mahasiswa  terbaik  dari berbagai yang berhasil melewati tahap satu dan dua. Pada tahap ini, panitia melakukan penyeleksian lanjutan dengan sistem seleksi berkas lanjutan. Selanjutnya pada tahap terakhir, kandidat final diundang untuk menghadiri deep interview bersama pimpinan utama dan CEO Yayasan IISE 2021.

Akhirnya terpilihlah enam delegasi utama penerima fully funded yang berasal dari empat universitas, yaitu Rahmat sendiri dari Universitas Syiah Kuala, dua delegasi dari Universitas Indonesia, dua delegasi dari IPB University, dan satu delegasi lainnya dari Poltekes Yogyakarta.

Dalam forum ini, delegasi dibagi menjadi tiga kategori, yaitu fully fundedpartial funded, dan self funded. Delegasi dengan fully funded tidak membayar apapun untuk program ini kecuali biaya perjalanan dari domisili ke lokasi meeting point di Jakarta. Sedangkan untuk delegasi partial funded dan self funded harus membayar biaya sebesar 14juta sampai dengan 28 juta.

Untuk diketahui, ini merupakan forum pertukaran pelajar chapter pertama yang diselenggarakan oleh IISE. Program ini sendiri bertujuan untuk memberikan kesempatan dan wadah kepada pemuda Indonesia untuk memperluas wawasan di bidang pendidikan, sosial, kebudayaan dan teknologi. Program ini juga berpotensi membangun pola pikir yang baru  melalui analisa  perbandingan  yang  objektif sehingga membawa langkah dan kebijakan baru dalam gerakan  pembangunan  masyarakat Indonesia.

Dalam tujuh hari selama 21-27 November 2021 nanti, semua delegasi akan pergi ke berapa kota di Turki untuk melakukan berbagai kegiatan leadership dengan isu utama berupa pendidikan global.

“Alhamdulillah, saya berhasil lolos sebagai salah satu dari enam delegasi utama denagn fully funded dalam forum pelajar Internasional ini. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan membantu, serta mendoakan saya selama ini sehingga saya berhasil mendapat kesempatan besar untuk bisa berkecimpung di forum mahasiswa internasional ini”, tutup Rahmat.