Masyarakat Baitussalam Berharap Kampus II USK Segera Terwujud

25.11.2021 Humas

Masyarakat di Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar mendukung pengembangan kampus II Universitas Syiah Kuala (USK). Hal ini terungkap pada sosialisasi pengembangan kampus II USK yang berlangsung di Kantor Camat setempat. (Aceh Besar, 24 November 2021).

"Saya sangat mendukung kampus II USK, karena itu penting untuk pembangunan Sumber Daya Manusia bagi pembangunan  Aceh, khususnya Aceh Besar. Semoga kampus II USK segera terwujud. Amin," ucap Ketua Tuha Peut Gampong Lam Ujong, Mas'ut.

Ia berharap, nanti dengan dibangunnya kampus II USK, anak cucu masyarakat Baitussalam dapat menuntut ilmu di sana. Diberikan kemudahan baik sejak saat mendaftar, maupun perhatian kala mereka menuju sarjana. Mas'ut juga meminta agar dengan adanya kampus II USK, di sekitar mereka bermanfaat bagi masyarakat.

"Kami berharap nantinya mendatangkan manfaat bagi masyarakat sekitar, yang rata-rata berprofesi sebagai peternak dan petani. Seperti adanya solusi terhadap mangga yang busuk di dalam, maupun ranting pohon yang gampang patah," harapnya.

Senada dengan itu, Keuchik Gampong Lam Asan, Azwir juga menyampainkan saran, kiranya kampus II USK nantinya juga berdampak kepada perangkat desa. Katanya, dengan adanya kerja sama, semoga para keuchik turut diberikan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan.
 
Sementara itu, Wakil Rektor (WR) II USK, Dr. Ir. Agussabti, M.Si menyampaikan terimakasih atas doa dan dukungan masyarakat Baitussalam. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi modal sekaligus tambahan semangat bagi pihaknya untuk bekerja keras mewujudkan harapan tersebut.

"Terimakasih banyak kepada masyarakat Baitussalam yang dalam kesempatan ini diwakili oleh perangkat gampong, atas dukungan bagi pengembangan kampus II USK.  USK dikenal sebagai Jantong Ate Rakyat Aceh. Sebagai jantung, USK punya tanggung jawab besar untuk memajukan Aceh dalam segala bidang, terutama di sektor pendidikan," jelas WR II.

Ia menerangkan, di USK sekarang sudah cukup padat, dan kekurangan lahan praktek. Karena itu, USK dan pemerintah Aceh memikirkan langkah selanjutnya bagaimana pendidikan Aceh tidak hanya transfer knowledge, tetapi juga kreatifitas. Dengan kata lain, tidak hanya teori namun juga dengan praktek yang intens.

"Kita bandingkan dengan pendidikan Thailand, kenapa hebat? Karena tempat praktek mereka rata-rata lebih 1000 Hektar. Hampir semua inovasi yang diciptakan, setelah dipraktekkan di kampus baru diserahkan ke masyarakat," jelas Dr. Ir. Agussabti, M.Si.

Namun ia menginggatkan, untuk merealisasikan terwujudnya kampus II USK, yang musti dipahami masyarakat adalah, saat ini baru masuk pada tahap pelepasan, belum penetapan pelepasan. Untuk itu, syaratnya adalah tapal batas. Kemudian baru ditetapkan. Setelah itu baru bisa mengurus ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN RI.

"Dalam waktu dekat, saat penetapan ada tim yang memasang tapal batas (gleng patok). Yang perlu dipahami adalah yang dilepas nantinya adalah lahan milik negara, yang selama ini milik PT ANI, bukan pemukiman warga. Untuk itu, mohon dukungan masyarakat. Kalau ini bisa berjalan lancar, Insya Allah USK akan menjadi kampus terluas di Indonesia," terangnya.

Terakhir, Camat Baitussalam, Muhammad Kamil Zuhri SSTP, M.Si menyambut baik pengembangan kampus II USK tersebut. Sebab berdampak positif bagi kecamatan Baitussalam, tidak hanya sektor pendidikan tetapi juga sektor lainnya.
"Kami dari Kecamatan Baitussalam sangat mendukung kampus II USK ini, mulai dari keuchik, mukim dan tokoh masyarakat," tegasnya.

Ia berharap, gampong di wilayahnya maju pesat sebagaimana desa-desa yang ada di luar Aceh. Kamil menceritakan, dalam sebuah lawatan ke luar Aceh, ia menyaksikan langsung desa-desa di sana maju berkat kerja sama dengan universitas.

"Ketika gampong bekerjasama dengan universitas, maka hasilnya sangat luar biasa. Ini sebagaimana yang saya lihat di Pulau Jawa, ada desa yang bekerjasama dengan UGM maupun Udayana," terangnya.

Untuk diketahui, sosialisasi pengembangan kampus II USK  dalam bulan November ini telah dilakukan di tiga kecamatan, seperti Darussalam, Masjid Raya dan Baitussalam. Dalam  waktu dekat, USK akan melaksanakan sosialisasi ke Kecamatan Kuta Baro.

Adapun pengembangan kampus II USK akan meliputi empat kecamatan tersebut, dengan luas lahan luas 1.588 Hektar. Turut hadir dalam sosialisasi tersebut, perwakilan DLHK Provinsi Aceh, Kapolsek, perwakilan Danramil, tokoh masyarakat dan sejumlah tamu undangan.