Peduli Lingkungan, BEM dan IKA FMIPA Unsyiah Tanam Ribuan Mangrove

10.09.2019 Humas

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bersama Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Syiah Kuala menggelar aksi peduli bumi dengan menanam ribuan bakau (mangrove) pada 7 September 2019 di Gampong Lambadeuk, Peukan Bada, Aceh Besar. (Rabu, 11/9).

Eri Saputri selaku panitia menjelaskan, kegiatan sosial ini bernama PROMAPAN (Program Mangrove Masa Depan. Kegiatan ini  adalah agenda tahunan dari BEM FMIPA, yang merupakan suatu aksi nyata mereka dalam menjaga kelestarian lingkungan khususnya di wilayah pesisir pantai.

“Kegiatan kolaborasi BEM dan IKA Unsyiah ini bertujuan untuk mencegah terjadinya abrasi di sepanjang pantai yang berada di Gampong Lambadeuk,” ucapnya.

Eri juga menjelaskan, ada 1.050 bibit mangrove yang ditanam dalam kegiatan ini. Di mana semuanya  dilakukan serentak di garis pantai Gampong Lambadeuk dengan melibatkan Alumni FMIPA Unsyiah, Ketua beserta Staf BEM FMIPA Unsyiah 2019, serta mahasiswa dari tiap-tiap himpunan jurusan yang ada di FMIPA Unsyiah.

Eri menilai, keberadaan mangrove sangat penting bagi keberlangsung hidup bagi siapapun. Mangrove memiliki akar yang efisien dalam melindungi tanah di wilayah pesisir, sehingga dapat menjadi pelindung pengikisan tanah akibat air laut.

  

Hal inilah yang mendorong BEM FMIPA untuk melaksanakan kegiatan sosial ini. Sebagai mahasiswa, mereka merasa memiliki tanggung jawab untuk turut serta melestarikan lingkungan pesisir ini.

“Secara lingkungan mangrove dapat mencegah pengikisan oleh air laut serta mencegah intrusi peresapan air laut ke darat sehingga mengurangi kerusakan yang akan ditimbulkan oleh tsunami,” ujar Eri.

Masyarakat menyambut positif kegiatan yang dijalankan oleh mahasiswa Unsyiah ini. Sebab selain menanam mangrove, mereka juga melakukan sosialisasi dengan masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan laut. Mereka juga turut membersihkan masjid setempat.

“Dan nantinya kami juga akan melakukan perawatan untuk mangrove yang udah kami tanam,” ucap Eri.

Sementara itu Ketua IKA FMIPA Unsyiah, Yudi Syukran, S.Si, dalam sambutannya mengatakan, bahwa penanaman bibit mangrove ini memiliki banyak manfaat yang dapat kita rasakan, salah satunya dalam mencegah abrasi pantai. Untuk itulah mereka sepakat melaksanakan kegiatan ini dengan tema,  "Sebatang mangrove, sejuta harapan",

“Saya berharap semoga bibit yang kita tanam hari ini dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat yang baik pula, sehingga bisa dirasakan manfaatnya terutama masyarakat sekitar Gampong Lambadeuk ini", ucap Yudi.