Pembangunan FKIP USK Digenjot, Laboratorium Jadi Prioritas

22.04.2022 Humas

Universitas Syiah Kuala (USK) berkomitmen melahirkan guru-guru berkualitas. Upaya ini bisa dimulai dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Karena itu, sebagai garda terdepan, FKIP perlu mendapatkan dukungan dan juga terus berbenah. Hal ini terkemuka saat Safari Ramadhan Rektor USK beserta jajarannya di fakultas tersebut. (Banda Aceh, 21 April 2022).

Dekan FKIP USK, Dr. Drs. Syamsulrizal, M.Kes pada kesempatan yang sama mengucapkan terimakasih atas dukungan universitas, dalam hal ini Rektorat yang terus memberikan dukungan. Namun, ada beberapa hal yang dipandang sangat urgen dibenahi yaitu laboratorium yang layak.

"Kita berharap lab di FKIP benar-benar dibenahi dan mendapatkan perhatian dari Pak Rektor. Ada satu yang paling mendesak yaitu pengadaan alat lab mikro teaching. Alat yang dulu sumbangan dari Australia sudah tua, alias dimakan zaman. Ini penting segera dituntaskan, karena penilaian akreditasi sangat besar bobot nilai pada lab ini," tutur Dr Syamsulrizal.

Di luar itu, diakuinya bahwa selama satu tahun satu bulan kepemimpinannya di FKIP, perhatian dari Rektor luar biasa. Adanya pembangunan lantai PKK, perbaikan lab kimia, hingga pembangunan pondasi gedung FKIP yang baru dengan anggaran Rp 7 M. Sepengetahuannya, tahun ini akan ditender. Semua capaian positif itu, di luar pagu anggaran FKIP.

Dekan FKIP turut menyinggung bahwa tahun ini sebanyak 11 prodi akan reakreditasi. Dalam waktu dekat enam prodi. Diperkirakan pada bulan Mei sudah diunggah dokumen reakreditasi.

"Kami bertekad, kalau bisa meraih akreditasi unggul, kenapa harus di bawahnya. InsyaAllah prodi di FKIP USK akan meraih akreditasi unggul. Untuk itu mohon support-nya. Sedangkan Prodi Biologi, sedang persiapan akreditasi internasional," ungkapnya.

Dr Syamsulrizal juga berharap, semoga tahun ini akan lahir S3 Kependidikan di FKIP USK. Ia menginformasikan bahwa saat ini sedang dinilai oleh pihak eksternal kementerian. Satu lagi, prodi S1 IPA juga sedang dibuat. Terakhir, untuk MBKM, FKIP memiliki cita-cita membuat Kampus Belajar Mandiri.



Sementara itu, Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan mengapresiasi beberapa tekad serta capaian FKIP. Dirinya juga mengaku siap mendukung kemajuan fakultas ini sesuai dengan kapasitas yang ada.

"Kita berharap FKIP USK terus berkembang. Kami juga komit dalam pembangunan. Saat ini sedang mencari cara, mudah-mudahan satu dan dua tahun ini gedung baru FKIP bisa ditempati," kata Rektor USK.

Lebih jauh, mengenai lab di FKIP, Prof Marwan memiliki pandangan yang sama, bahwa lab merupakan unit terpenting dalam proses belajar mahasiswa FKIP. Dengan semangat kebersamaan, dirinya optimis segala kekurangan, seperti lab, akan ada solusi untuk perbaikan.

"FKIP penting berkembang karena menyangkut nasib bangsa dan peradaban. Kalau salah mencetak guru, nasib kita akan parah di masa hadapan," kata Prof Marwan.

Rektor menyampaikan, bahwa akreditasi penting untuk terus dikawal agar banyak prodi meraih unggul. Setelahnya, langsung bergegas naik tingkat ke akreditasi internasional. Ia juga mendorong FKIP agar bisa melaksanakan MBKM Mandiri. Karena jika kementerian, kuotanya terbatas.

"Mari sama-sama kita berbenah. Sehingga guru yang kita hasilkan lebih baik. Paling tidak memiliki karakter," harap Rektor.