Peringati BKGN, USK Beri Pelayanan Gigi Gratis

01.12.2022 Humas

Universitas Syiah Kuala melalui Fakultas Kedokteran Gigi kembali menggelar kegiatan pelayanan gigi gratis mulai tanggal 30 November-2 Desember 2022, dalam rangka memperingati Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN). Kegiatan tersebut dibuka oleh Dekan FKG USK Dr. drg. Cut Soraya, M.Pd., Sp.KG di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) USK. (Banda Aceh, 30 November 2022).

Dalam sambutannya Cut Soraya mengatakan, BKGN  merupakan agenda rutin FKG USK setiap tahunnya dan bekerja sama dengan PT. Unilever Indonesia. Serta dukungan dari Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi (AFDOKGI), Asosiasi Rumah Sakit Gigi dan Mulut ( ARSGMP), Persatuan Dokter Gigi (PDGI ).

“Kegiatan ini dilaksanakan di seluruh Indonesia sejak bulan bulan september hingga Desember bergiliran di FKG Seluruh Indonesia,” ucapnya.

 Sebelumnya, selama pandemi  kegiatan ini tidak bisa terlaksana secara optimal. Kegiatan BKGN hanya dilakukan secara daring, yaitu berupa penyuluhan  dan konsultasi kesehatan gigi secara online atau teledentistry. Untuk itulah, tahun ini BKGN mengangkat tema Bangkit Lebih Kuat Bebas Gigi Berlubang.

Adapun agenda kegiatan ini di antaranya adalah pengobatan gigi dan mulut gratis dengan target 300 pasien, school health program yaitu pelatihan dokter gigi kecil dengan target 2000 siswa sekolah. Lalu teledentistry yaitu konsultasi gigi gratis secara online.

“Semua ini kita lakukan untuk meningkatkan kepedulian serta derajat kesehatan gigi dan mulut di masyarakat. Ini juga untuk mendukung cita-cita pemerintah yaitu Indonesia bebas karies 2030,” ucapnya.



Head of Profesional Marketing Personal Care Unilever Indonesia drg. Ratu Mirah Afifah mengatakan, tahun ini merupakan tahun ke-12 Unilever menjalin kerja sama dengan FKG USK untuk menyukseskan kegiatan BKGN ini.  

Saat ini Unilever telah memasuki usianya ke 89 tahun. Dalam rentang usia tersebut, perusahaan ini terus berupaya mendukung kesehatan di masyarakat yaitu melalui kegiatan sosial seperti kerja sama dengan USK ini.

Karena itulah, dirinya menilai  kolaborasi ini sangatlah penting untuk mendukung kesehatan gigi dan mulut di masyarakat. Apalagi  Unilever telah melakukan survey pada delapan negara. Di mana pada masa pandemi perhatian masyarakat terhadap perilaku hidup sehat meningkat. Seperti mencuci tangan maupun mengkonsumsi makanan nutrisi.

Hanya saja, ungkapnya, perhatian masyarakat terhadap kesehatan gigi dan mulut berdasarkan survei tersebut justru semakin diabaikan.  Misalnya, masyarakat enggan pergi ke dokter gigi untuk melakukan perawatan, serta tidak disiplin untuk menjaga kesehatan giginya.

“Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi momentum kita bersama untuk menggairahkan kembali kesadaran masyarakat betapa pentingnya kesehatan gigi dan mulut,” ucapnya.