Profesor Kelas Dunia Berbagi Pengalaman Risetnya di WCP USK 2022

23.11.2022 Humas

Profesor kelas dunia Prof. Dr. Rizalman Mamat dari Universiti Malaysia Pahang berbagi pengalaman risetnya pada kegiatan World Class Professor (WCP) Universitas Syiah Kuala 2022 yang dimulai sejak tanggal 21 – 23 November 2022 di Hotel Kryiad Muraya.

Adapun peserta kegiatan ini adalah para mahasiswa doktor dan master program pascasarjana, serta dosen lainnya baik dalam maupun dari luar USK. Selain Prof. Rizalman, dalam kegiatan ini turut hadir pula sebagai pemateri Dr. Mohd Rosdi bin Salleh dari Politeknik Sultan Mizan Zainal Abidin Triengganu Malaysia.

Dosen Teknik Kimia USK rof. Dr. Ir. Husni Husin, MT, IPM., menjelaskan, Prof. Rizalman Mamat, begitu beliau akrab disapa, saat ini bekerja sebagai Profesor di Fakultas Teknik Universiti Malaysia Pahang (UMP) . Dirinya menyelesaikan program Master of Engineering Universiti Teknologi Malaysia (UTM)  dan gelar PhD di bidang bahan bakar dan energi di University of Birmingham, Inggris.

“Penelitian utamanya meliputi alternative energy, heat transfer, combustion, internal combustion engines, and computational fluid dynamics,” ucap Prof. Husni.

Sementara Dr. Mohd Rosdi bin Salleh menyelesaikan program Master of Engineering di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM)  dan PhD diperoleh di UMP Malaysia dalam bidang engine performance, emisi dan optimization menggunakan bahan bakar alternatif.

“Beliau telah menulis publikasi pada jurnal international bereputasi sebanyak 15 judul dalam bidang berkaitan,” terangnya.

Prof. Rizalman Mamat memiliki banyak pengalaman pada publikasi ilmiah di jurnal internasional bereputasi dengan impact factor yang tinggi (H-index Scopus 62, publikasi di Scopus 364, dan jumlah sitasi 15064) serta masuk ke dalam List Researcher In Top 2% Word Scientists (data dari Standford University, USA), sehingga sangat sesuai dengan kriteria WCP yang disyaratkan Kemdikbudristek,” jelas Prof. Husni Husin.

Prof Husni  yang merupakan peserta penerima program WCP 2022 dari USK ini mengatakan, WCP adalah program yang bertujuan mengundang profesor kelas dunia dari berbagai Perguruan Tinggi terutama di luar negeri.

Sebagai penyelenggara, Kemendikbudristekdikti sejak awal menetapkan kriteria Professor yang ingin dilibatkan serta asal universitasnya. Syarat Profesor WCP berasal dari luar negeri memiliki kriteria: Perguruan tinggi tersebut harus masuk dalam 500 besar QS World University Ranking atau 300 besar QS By Subject. Sedangkan profesor yang diundang harus memiliki H-index Scopus minimal 12.

Oleh karena itu, dirinya menilai kesempatan ini tentu tidak disia-siakan oleh USK.  Serangkaian kegiatan untuk menyerap ilmu langsung dari Prof. Rizalman Mamat telah disiapkan. yaitu, kuliah tamu sekaligus “Workshop bertajuk Strategy for manuscript writing and publishing in reputable journals” dan “guest lecture  on renewable energy solution for sustainable future” .

Selanjutnya,  Dr. Mohd Rosdi bin Salleh melakukan bimbingan fine-tuning manuscript dan discusstion dengan peserta Workshop secara perorangan baik mahasiswa Doktor maupun Dosen yang hadir langsung.

Para peserta yang hadir pada kegiatan WCP berasal dari berbagai institusi, baik dalam maupun luar USK, terutama berstatus mahasiswa Doktoral Program dan Dosen  dalam maupun luar Banda Aceh. Karena banyaknya peminat yang mendaftar, kegiatan WCP juga diikuti oleh mahasiswa dan dosen dari universitas lain melalui Zoom.

Prof. Husni menambahkan, tujuan utama kegiatan WCP adalah untuk  membangun atmosfer akademik internasional di USK sehingga mahasiswa dan dosen bisa berinteraksi secara langsung dengan Pemateri World Class Professor. Selain itu, untuk meningkatkan kolaborasi internasional baik dalam bidang akademik maupun penelitian di USK

Lebih lanjut, Prof. Husni menyampaikan bahwa penelitian yang terindeks terutama Scopus dan Wos di USK dari tahun-ke tahun makin meningkat baik kuantitas maupun kualitas. Hal ini tentunya karena Dosen USK  merupakan salah satu penerima Program WCP yang diselengarakan oleh kementerian Ristekdikti 5 kali berturut-turut.

Kegiatan keberlanjutan lainnya adalah kerjasama dalam bidang penelitian dan joint publication dengan dosen-dosen Doktor Ilmu Teknik Program Pascasarjana dan Fakultas Teknik USK, Joint supervision, dan Examiner Examination untuk mahasiswa Program Doktor, tutup Husni Husin.

Sementara itu, Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Hizir Sofyan  dalam sambutannya turut menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini. Dirinya berharap, kegiatan ini USK  dapat bekerja sama lebih jauh, melibatkan Program Pascasarjana (Prof. Dr. Hizir Sofyan) dan Dekan Fakultas Teknik (Prof. Dr. Ir. Alfiansyah Yulianur, BC).

“Program WCP telah menjadi kegiatan unggulan USK untuk dapat terus menghubungkan Dosen USK dengan para pakar internasional, sekaligus upaya menjaga dan membuka jejaring akademik di tingkat global,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dekan Fakultas Teknik USK, Prof. Alfiansyah Yulianur saat menerima Prof. WCP di ruang kerjanya mengharapkan, kehadiran para pakar dunia dalam bidang publikasi kiranya dapat menjadi jembatan kolaborasi dan bagian dari transfer pengetahuan kepada peneliti di USK secara khusus.

“Kolaborasi antar pakar dengan berbagai latar belakang, serta ragam universitas dunia, menjadi keniscayaan dalam mewujudkan USK sebagai World Class University," katanya.

Selain bisa mendatangkan profesor kelas dunia ke USK dalam Program WCP ini, sebelumnya Prof. Husni Husin bersama 3 mahasiswa PhD telah mengunjungi University Malaysia Pahang dan Politeknik Sultan Mizan Zainal Abidin Terengganu Malaysia untuk Melihat langsung Fasilitas Laboratorium dan memperdalam ilmunya selama dua minggu.

“Terima kasih Kepada Kementerian Ristekdikti, yang telah menawarkan Program WCP untuk Dosen-dosen di Indonesia, khususnya USK,” pungkasnya.