Rektor Isi Pakarmaru dengan Refleksi Perjalanan USK

05.08.2022 Humas

Di hadapan 1973 mahasiswa baru, Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Dr. Ir. Marwan berkisah tentang perjalanan USK hingga menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia saat ini. Hal tersebut disampaikan pada Pembinaan Akademik dan Karakter Mahasiswa Baru (Pakarmaru) hari kedua, di AAC Dayan Dawood. (Banda Aceh, 3 Agustus 2022).

Di penghujung tahun 2022, USK akan merayakan ulang tahunnya yang ke 61. Sejak berdiri, kampus dengan julukan Jantong Ate Rakyat Aceh itu, telah melewati banyak dinamika, hingga kini terakreditasi 'unggul'.

Prof Marwan berharap, mahasiswa baru belajar dengan tekun, dan mendulang banyak prestasi.
Kesempatan bisa mengenyam pendidikan di USK harusnya dimanfaatkan semaksimal mungkin. Sebab, tidak semua orang seberuntung mahasiswa baru sekarang ini.

"Anda semua, mahasiswa baru, adala Sumber Daya Manusia (SDM) yang akan berkontribusi untuk pembangunan Aceh," kata Rektor USK.

Saat ini, USK sedang menunggu pengesahan terakhir dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo untuk sah menyandang status PTN-BH. Transformasi status tersebut, mendatangkan banyak manfaat untuk kampus, tenaga kerja hingga mahasiswa di dalamnya.

"Dengan adanya transformasi USK menjadi PTN-BH, harapannya, bisa mengelola kampus ini secara otonom. Sehingga bisa meningkatkan mutu, yang manfaatnya dirasakan oleh mahasiswa, serta investasi pembangunan manusia, yang hasilnya bisa dipetik di masa hadapan," jelas Prof Marwan.

Lebih jauh, ia menerangkan, Mars Darussalam yang sering diputar dan nyanyikan setiap kali kegiatan USK, sesungguhnya mengandung makna mendalam. Perjalanan kampus ini, dimulai usai gejolak DI/TII.

Pada kesempatan yang sama, Rektor membeberkan, saat ini ada Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berinovasi dan berani. MBKM memberikan peluang bagi mahasiswa untuk berkegiatan di luar kampus, selama dua semester.

"Meskipun tidak wajib, tapi bagi yang mau, diganjar 20 SKS. USK sendiri serius menjalankan MBKM, baru-baru ini, kami meluncurkan Program MBKM USK Unggul. Bag mahasiswa yang mengambil program tersebut mendapatkan insentif dari USK," jelasnya.

Karena itu, dirinya berharap, mahasiswa baru tahun 2022 mempersiapkan diri sejak dini untuk mengikuti program tersebut. Sebab banyak manfaatnya. Salah satu yang penting, adanya sertifikasi keahlian, yang memudahkan seorang sarjana untuk melamar kerja, selain ijazah.

Untuk diketahui, hari kedua Pakarmaru, diikuti empat fakultas dengan rincian, FT 979 mahasiswa, FISIP 494 mahasiswa, FKP 285 mahasiswa, dan FKeP 130 mahasiswa.