Rektor Unsyiah Safari Ramadhan Daring Dengan FEB

28.04.2020 Humas

Rektor Unsyiah, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng beserta para wakil rektor melakukan safari ramadhan secara daring dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis melalui video conference, Selasa (28/4). Kegiatan ini merupakan silahturahmi rutin antara pimpinan Unsyiah dengan seluruh fakultas di lingkungan Unsyiah yang dilakukan setiap bulan ramadhan.

Kegiatan yang dimoderatori oleh Dekan FEB, Prof. Dr. Nasir, S.E. MBA. ini diikuti oleh dosen dan staf FEB. Silaturrahmi ini merupakan upaya pendekatan dan peningkatan hubungan kerja antara pimpinan universitas dengan fakultas beserta stafnya. Di sini pimpinan dapat menjaring aspirasi dari pegawainya dan para pegawai juga dapat menyampaikan aspirasi mereka secara langsung kepada pimpinan universitas.

Safari ramadhan kali ini banyak membahas tentang kegiatan perkuliahan selama masa covid-19, dimana semua dilaksanakan secara daring. Diantaranya terkait ujian akhir semester, kegiatan praktikum, ujian akhir/sidang mahasiswa, keringanan SPP bagi mahasiswa terdampak covid-19, serta beberapa hal lain.

Untuk ujian akhir mahasiswa, rektor menyampaikan bahwa ujian boleh dilaksanakan secara daring. Namun, mahasiswa tetap harus memakai pakaian formal, dan mengundang dosen penguji dan pembimbing dalam proses ujian daringnya.

Sementara untuk jadwal dan prosedur ujian akhir semester. Rektor mengatakan edaran itu akan diumumkan segera setelah diputuskan dalam rapat pimpinan.

Rektor juga mengungkapkan, pemerintah pusat memprediksikan covid-19 akan berakhir di bulan Juni-Juli 2020. Apabila prediksi itu benar, tambah Rektor, maka kegiatan praktikum bisa dilaksanakan pada masa tersebut, dan nilainya akan diinput di bulan Agustus 2020.

Terkait keringanan SPP bagi mahasiswa yang pekerjaan orangtuanya mengalami kesulitan karena covid-19, Unsyiah akan mempertimbangkan untuk memberi keringanan. Dengan catatan, kondisi ekonomi mereka memang benar-benar mengalamai kesulitan selama masa covid-19, dan hal itu harus dapat dibuktikan.

“Unsyiah akan membantu mereka yang betul-betul terdampak covid-19, karena itu kita harus benar-benar memastikan siapa yang berhak mendapatkan keringanan ini”, kata Prof. Samsul.

Selain itu, dalam kegiatan silaturrahmi tersebut, Prof. Samsul juga menyampaikan terkait zakat dari pegawai Unsyiah yang akan diprioritaskan untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak covid-19.