Rektor Unsyiah Sapa Ratusan Mahasiswa Secara Daring

23.04.2020 Humas

Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng menyapa mahasiswa secara daring melalui video conference, Rabu (22/4/2020). Kegiatan ini diikuti ratusan mahasiswa Unsyiah dari berbagai lokasi di Aceh dan juga kota di Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaring aspirasi sekaligus untuk mengetahui kondisi mahasiswa Unsyiah yang saat ini sedang belajar daring sejak pertengahan Maret lalu.

Melalui video conference, Prof. Samsul menjelaskan pelaksanaan kuliah daring yang selama ini telah dijalankan oleh pengajar Unsyiah. Sistem perkuliahan ini diterapkan Unsyiah sebagai bagian dari physical distancing yang dianjurkan WHO dan Pemerintah Indonesia. Walau dalam praktiknya perkuliahan daring memiliki kekurangan dan kelebihan, kondisi ini menurut Rektor bukan menjadi alasan bagi mahasiswa untuk tidak maksimal dalam perkuliahan. Kekurangan dan kelebihan ini harus menjadi motivasi agar perkuliahan di masa-masa sulit corona ini tidak menjadi sia-sia.

“Kuliah daring pasti ada kendala, terutama tidak sesuai seperti yang diharapkan dari kurikulum. Tapi setidaknya, proses ini memberikan pengalaman baru bagi mahasiswa dalam perkuliahannya,” ujar Prof. Samsul.

Unsyiah juga telah bekerja sama dengan Telkomsel untuk memberikan kuota internet gratis bagi mahasiswa mendukung kuliah daring dari rumah. Dengan cara ini mahasiswa dapat maksimal menerapkan physical distancing sehari-sehari, sehingga tidak perlu lagi ke warung kopi mencari internet. Langkah ini juga memberikan ketenangan bagi mahasiswa dalam kuliah dan mengerjakan tugas. Secara bertahap kuota internet ini dibagikan secara gratis langsung ke nomor handphone mahasiswa Unsyiah yang telah terdata.

Selain itu, Rektor juga mengimbau kepada mahasiswa yang berada di kampung halamannya untuk mengedukasi keluarga dan orang sekitar tentang bahaya virus corona. Mahasiswa sebagai generasi muda harus pro aktif mengajak masyarakat untuk menerapkan physical distancing, cara cuci tangan yang baik, penggunaan masker, serta mengedukasi masyarakt terkait penyebaran virus corona.

Rektor juga menganjurkan bagi mahasiswa yang masih di Banda Aceh untuk menunda kepulangan mudik saat lebaran nanti. Hal ini dilakukan karena penyebaran virus corona semakin masif saat ini, sekaligus mengantisipasi penyebaran virus di kampung halaman.

Pertemuan daring ini mendapat respon positif dari mahasiswa Unsyiah. Banyak dari mereka yang mengapresiasi langkah Unsyiah dalam membantu pemerintah menangani virus corona. Mereka juga mengapresiasi pembagian kuota internet gratis yang memudahkan mahasiswa dalam kuliah daring. Kegiatan yang berlangsung selama dua jam ini, turut diikuti mahasiswa asing dan mahasiswa PSDKU Gayo Lues. (Humas Unsyiah/fer)