Rektor USK Sampaikan Orasi Ilmiah Di Wisuda Perdana UNIKI

23.11.2021 Humas

Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng., IPU., Asean.Eng., menyampaikan orasi ilmiah pada wisuda perdana Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), (Bireun, 20 November 2021).

Prof. Samsul menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Membangun peradaban di era digital: Menghasilkan Lulusan Islami, Optimis, dan Mampu Membaca Peluang” di depan 600 lulusan yang diwisuda secara luring.

Prof. Samsul mengatakan, Era digital yang sering disebut sebagai Revolusi Industri 4.0 merupakan masa yang hampir segala aspek kehidupan terhubung dengan data digital. Konsep Artifisial Intelegent, Robot, Internet of Think, dan sejenisnya sangat melekat dengan manusia. Semua konsep tersebut sebenarnya bertujuan agar manusia dapat hidup dengan nyaman.

Agar teknologi tersebut mampu kita jalankan, tanbah Samsul, tentu harus didukung oleh perbaikan infrastuktur, agar dapat mendongkrak daya saing digital bangsa dan negara kita

”Indonesia masih kekurangan SDM unggul yang inovatif, kreatif, optimis dan mapu membaca peluang yaitu berada pada urutan ke 85 daftar negara paling inovatif”, kata Prof. Samsul.

Prof. Samsul memaparkan, menurut laporan Bank Dunia, Indonesia butuh waktu 45 tahun untuk mengejar ketertinggalan di bidang pendidikan dalam hal membaca. Sedangkan untuk ilmu pengetahuan, Indonesia butuh waktu sampai dengan 75 tahun.

“Untuk dapat memangkas ketertinggalan tersebut, manusia wajib berusaha sedangkan yang menentukan hasilnya Allah SWT”, pungkas Prof. Samsul.

Prof. Samsul berpesan kepada para lulusan agar lebih cermat dalam mencari peluang. Jangan hanya berfokus menjadi pegawai, berusahalah lebih inovatif, misalnya memberanikan diri untuk menjadi entrepreneur dengan mengedepankan penggunaan teknologi.

Selain Rektor USK, Prof. Faisal A. Rani juga terut hadir dalam kegiatan ini. Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) ini berpesan kepada para pemimpin UNIKI untuk terus berupaya meningkatkan nilai akreditasi kampus.

“Kami berharap UNIKI menjadi salah satu kampus yang diperhitungkan, dan dapat dijadikan contoh yang baik kedepan”, ujarnya.

Ia juga berpesan kepada para lulusan untuk terus melakukan kontribusi dan membanggakan almamaternya.

Di sisi lain, Rektor Uniki Prof. Dr. Apridar SE., M.Si., dalam sambutanya mengajak kepada para lulusan untuk dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dibangku kuliah dengan baik.

“Upayakan agar mampu melahirkan berbagai inovasi serta kreatifitas dalam setiap pekerjaan yang dilakukan. Sebaik-baik manusia, yaitu manusia yang memiliki nilai manfaat bagi yang lain”, pesan Prof. Apridar.

Di era globalisasi ini, tambahnya, kerja cerdas dengan kolaborasi yang baik dapat meningkatkan produktivitas serta luaran yang memiliki nilai guna tinggi.

“Pengalaman dalam mengorganisir diri terhadap berbagai aktivitas yang telah ditempa dengan baik dikampus, hendaknya dapat dikembangkan dengan baik sejalan dengan koridor nilai-nilai religious serta kearifan lokal”.

Untuk diketahui, saat ini UNIKI telah berusia dua tahun 30 April 2019. Saat ini UNIKI telah memiliki lima ribuan mahasiswa aktif yang tersebar di lima fakultas.