Rumah Amal USK Gulirkan Program Beasiswa Syiah Kuala

06.04.2021 Humas

Rumah Amal Masjid Jamik Universitas Syiah Kuala melaksanakan satu program unggulan bertajuk Beasiswa Syiah Kuala Tahun 2021. Program ini berupa beasiswa pendidikan setiap bulan selama satu tahun untuk mahasiswa jenjang DIII/S1/Profesi (Universitas Syiah Kuala dan kampus lainnya) atau siswa (SD/SMP/SMA/Sederajat) di Wilayah Aceh yang berasal dari keluarga kurang mampu dan atau mengalami kendala finansial atas rekomendasi dosen/pegawai/staf Universitas Syiah Kuala.

Dr. rer. pol. Heru Fahlevi, M.Sc selaku Direktur Rumah Amal Masjid Jamik Universitas Syiah Kuala menuturkan bahwa keterlibatan dosen/pegawai/staf Universitas Syiah Kuala sebagai pemberi rekomendasi dapat membantu Rumah Amal mendapatkan informasi akurat terkait mahasiswa/siswa yang memenuhi kriteria dan kemudian diperkuat dengan seleksi wawancara yang juga dilakukan oleh dosen dari berbagai fakultas di USK untuk melakukan validasi data mahasiswa/siswa yang diusulkan sehingga zakat dapat disalurkan tepat sasaran.

Program ini, tambah Heru, diinisiasi dari adanya dampak Covid-19 yang dirasakan oleh mahasiswa/siswa di wilayah Aceh yang memiliki keterbatasan kemampuan ekonomi. Total pendaftar sebanyak 185 orang, yang berhak mengikuti seleksi wawancara 112 orang dan yang dinyatakan sebagai penerima beasiswa adalah 58 orang dengan rincian 53 adalah mahasiswa Universitas Syiah Kuala, 2 mahasiswa UIN Ar-Raniry dan 3 lainnya dari jenjang siswa.

“Harapannya melalui Beasiswa Syiah Kuala ini dapat membebaskan para penerima dari beban keuangan sehingga bisa fokus meningkatkan prestasi dan menyelesaikan pendidikan tepat waktu” papar Heru.

 

Launching Madrasah Inspirasi (Mahir)

Penyerahan Beasiswa Syiah Kuala dilakukan pada hari Kamis (1/4) melalui kegiatan Webinar Motivasi dan Launching Madrasah Inspirasi (Mahir) yang diisi oleh Wakil Rektor III Universitas Syiah Kuala Dr. Alfiansyah Yulianur BC melalui apliasi Zoom. Acara tersebut turut dihadiri oleh Dewan Syariah Rumah Amal Dr. Muhammad Yasir Yusuf, MA.

            Alfiyan menuturkan bahwa untuk menjadi pribadi yang sukses dan berdayaguna tinggi tidak cukup mengandalkan kemampuan akademik semata, dibutuhkan kemampuan non akademik yang baik sebagai pondasi untuk dapat berkarya dan berkontribusi di masyarakat.

            “Penelitian mencatat bahwa keberhasilan pendidikan di perguruan tinggi dan masyarakat 80% ditentukan oleh kemampuan non akademik seperti karakter yang baik, softskill, dan akhlakul karimah. IPK tinggi atau prestasi akademik yang baik jika tidak diimbangi dengan karakter dan akhlak yang lurus akan membuat kita tersingkir dari pekerjaan dan masyarakat” jelas Alfiyan.

            Dirinya menambahkan, program Madrasah Inspirasi (Mahir) diharapkan menjadi wadah untuk menanamkan nilai-nilai non akademik bagi para penerima manfaat program Rumah Amal. Pembentukan karakter, penguasaan softskill dan penumbuhan semangat enterpreneurship menjadi titik tekan yang ingin dicapai.

Sementara itu, Manajer Operasional Rumah Amal, Haris Munandar, S.Pd. Gr mengungkapkan bahwa seleksi program Beasiswa Syiah Kuala telah dilaksanakan sejak tanggal 1 s.d 17 Maret 2021 lalu. Seluruh tahapan seleksi dilakukan menggunakan prosedur pencegahan Covid-19. Mulai dari proses pendaftaran, seleksi kelayakan mustahik, wawancara, hingga pengumuman akhir seluruhnya menerapkan sistem daring.

Dirinya melanjutkan, dari 185 yang mengirimkan berkas, 112 berhak mengikuti tahap wawancara dan 58 (31,3%) dinyatakan lulus sebagai penerima manfaat. Misi Rumah Amal yang berfokus kepada bidang pendidikan menjadi motivasi untuk terus menambah jumlah penerima manfaat dan menganggarkan dana yang lebih besar.

Program Beasiswa Syiah Kuala sebesar Rp 700.000,-/bulan untuk jenjang mahasiswa dan Rp 500.000,-/bulan untuk jenjang siswa yang bersumber dari zakat para donatur. Beasiswa diserahkan melalui rekening masing-masing penerima setiap dua bulan sekali selama satu tahun. Untuk memberikan nilai tambah dari program ini, para penerima diminta untuk berupaya meningkatkan prestasi akademik dan menyelesaikan studi tepat waktu.

"Kami mewakili para penerima manfaat, mengucapkan jazakumullah khairan katsiran kepada para muzakki dan donatur yang sebagian besar merupakan dosen dan staf di Universitas Syiah Kuala serta seluruh pihak yang sudah berperan aktif  membantu para mahasiswa yang membutuhkan" tutup Haris.