Stafsus Presiden, Billy Mambrasar Kunjungi USK

18.02.2021 Humas

Staf Khusus Presiden Republik Indonesia Billy Mambrasar melakukan kunjungan ke Universitas Syiah Kuala (USK), Selasa (16/2). Kedatangan rombongan tersebut disambut oleh Wakil Rektor II USK, Dr. Agussabti dan Wakil Rektor III USK, Dr. Alfiansyah Yulianur di Balai Senat USK, Darussalam, Banda Aceh.

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka pengembangan kerja sama petani milenial dengan perguruan tinggi. Program  petani milenial adalah sebuah program untuk membantu pemerintah mewujudkan 100 ribu petani muda yang berkualitas dan mampu mengembangkan pertanian baik di on farm maupun off farm guna mendukung ketahanan pangan di Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program ini juga bagian dari Kementerian Pertanian dan akan bersinergi dengan semua pihak termasuk dengan perguruan tinggi, USK salah satunya.

Billy menyampaikan, Provinsi Aceh masuk dalam sepuluh provinsi di Tanah Air yang akan menjalankan program petani milenial dalam upaya mendukung program ketahanan pangan yang telah dicanangkan pemerintah. Menurutnya, Aceh merupakan daerah potensi dan harus mendapat perhatian khusus seperti Papua. Ketika dua daerah paling ujung ini sejahtera maka provinsi lainnya juga akan sejahtera.

“Saya optimistis program ini akan berkembang di Aceh seperti daerah lainnya karena saya melihat minat anak-anak muda Aceh untuk mengembangkan sektor pertanian sangat tinggi,” katanya.

Terlepas dari itu, sambung Billy, Provinsi Aceh, memiliki potensi besar dan letak yang sangat strategis, di mana berdekatan dengan Negara tetangga. Sehingga Aceh memiliki peluang besar untuk menjadi pemasok kebutuhan hasil pertanian khususnya.

Billy juga menegaskan, ada tiga langkah yang perlu dilakukan Aceh guna menuju daerah maju dan sejahtera sesuai dengan potensi yang dimiliki. Pertama, adanya peningkatakan sumber daya petani untuk berbisnis dan ekspor terhadap hasil komoditi yang dihasilkan sesuai dengan potensi yang dimiliki setiap kawasan.

Kedua adalah pengembangan infrastruktur untuk hubungan ke luar baik luar negeri dan antar daerah. Langkah ketiga adalah memiliki konsep yang mendukung terhadap agro industri dan memberikan kenyamanan kepada para investor yang berinvestasi, menghadirkan regulasi ramah investasi serta adanya sikronisasi antara regulasi yang ada ditingkat pusat, daerah dan antara lembaga.

“Peluang dan potensi yang ada ini akan menjadikan Aceh sebagai tulang punggung Indonesia dari bahagian barat,” katanya.

Ia optimistis dengan ketiga langkah yang dilakukan tersebut potensi dan sumber daya yang ada akan mampu memberikan dampak  yang signifikan untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan di masa mendatang.

Wakil Rektor III USK Alfiansyah Yulianur menyambut baik program petani milenial tersebut. Ia juga sepaham dengan langkah-langkah yang dipaparkan Billy demi kemajuan Aceh.

Alfiansyah menegaskan, USK siap bekerja sama dan mengembangkan mahasiswa di perguruan tinggi tersebut untuk ikut serta dalam program tersebut.

“USK siap bekerja sama dan berkolaborasi untuk menyukseskan program petani milenial di Aceh,” katanya.

Stafsus Presiden dari kalangan milenial yang berasal dari Papua tersebut menyampaikan terima kasih kepada USK khususnya dan perguruan tinggi lainnya yang telah memberikan kesempatan kepada putra-putri dari Papua untuk melanjutkan studi di Tanah Rencong tersebut.